Skandal minyak bermasalah meluas, total 1.006 pelaku usaha tarik produk dari rak
Dalam perkembangan terbaru skandal minyak bermasalah Perusahaan Minyak Central Union (CUOC), FDA merilis daftar terbaru yang menunjukkan usaha hilir yang memasok minyak bermasalah meningkat menjadi 1.006 operator dan sejumlah 7.600-an ton produk telah ditarik kembali. Di sisi lain, Pemkot Kaohsiung telah menjaring total 13 TK dan SD yang menggunakan minyak bermasalah dalam menu makanan murid. Semua produk terkait telah dihentikan.
Jumlah operator yang terimbas bertambah 646 unit, total saat ini capai 1.006 unit
Skandal minyak Perusahaan Minyak Central Union (CUOC) yang mengandung zat karsinogenik “benzopiren” terus memanas. Tanggal 15, Administrasi Pengawas Obat dan Makanan (FDA) merilis daftar terbaru 646 pelaku usaha hilir yang memasok minyak dari Perusahaan Fwusow, Fopco dan Taisun, total mencapai 1.006 operator. Banyak di antaranya merupakan perusahaan terkemuka, seperti PX Mart, Royalpark, Holiday KTV, Silks Palace di Museum Istana Nasional (NPM), Lian Hwa Foods dan Formosa Chang. Formosa Chang telah mengeluarkan pernyataan terkait pemeriksaan inventaris internal, menyegel serta menghentikan penggunaan produk minyak terkait.
==Wang Der-yuan // Wakil Dirjen FDA==
FDA juga menambah secara serentak 5 batch produk yang tidak memenuhi standar
Daftar pelaku usaha di bagian hilir yang memasok minyak Fwusow, Fopco, Taisun
Total mencakup 1.006 pelaku usaha
MOHW: Produk ditarik untuk jamin keamanan pangan, bukan berarti bermasalah
Penarikan produk oleh pelaku usaha secara massal yang dilakukan pemerintah sebagai langkah preventif dikhawatirkan berdampak pada mata pencaharian para pedagang, apalagi penyebab tingginya kadar benzopiren masih belum dikonfirmasi. Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), Shih Chung-liang menyatakan, langkah preventif berupa penarikan produk secara total ini bertujuan untuk menjamin keamanan pangan, bukan berarti semua produk tersebut bermasalah. Ke depannya, mekanisme keamanan pangan akan diterapkan dengan mengacu pada lima arah utama, mencakup peningkatan manajemen dari aspek sumber produk.
13 TK dan SD di Kaohsiung sempat menggunakan produk minyak bermasalah
Selain itu, Pemkot Kaohsiung telah menjaring total 13 TK dan SD yang menggunakan minyak bermasalah dalam menu makanan murid. Biro Pendidikan Kota Kaohsiung telah memerintahkan sekolah dan pengusaha jasa boga untuk segera menghentikan dan menarik produk terkait.
