Belanda kembalikan peninggalan budaya yang dijarah pada era kolonialisme
Negara-negara adikuasa barat pernah menjarah peninggalan budaya berharga dan sumber daya alam negara Asia dan Afrika di masa lalu. Beberapa tahun terakhir ini banyak negara mulai mengembalikan barang yang disita dan dijarah dan meminta maaf secara resmi. Tanggal 10, pemerintah Belanda mengembalikan peninggalan budaya berharga yang dijarah selama masa penjajahan Indonesia.
Pemerintah Belanda kembalikan barang bersejarah kepada Indonesia
Tanggal 10, Belanda dan pemerintah Indonesia merampungkan upacara penandatanganan yang berlokasi di Museum Etnologi Nasional Belanda di kawasan Leiden. Belanda secara resmi mengembalikan peninggalan budaya berharga yang disita dan dijarah selama era kolonialisme Indonesia kepada pemerintah Indonesia.
==Hilman Farid // Dirjen Kebudayaan, Kemendikbudristek==
Kami sangat senang
Ini adalah momen yang sangat bersejarah bagi kita
Indonesia dan Belanda
Dan hubungan antara kedua negara
Belanda kembalikan 400-an barang berharga selama era kolonialisme Sri Lanka
Pemerintah Belanda minggu lalu mengumumkan, mereka akan mengembalikan lebih dari 400 buah peninggalan budaya yang dijarah selama era kolonialisme Sri Lanka. Di antaranya, peninggalan budaya yang dikembalikan ke Indonesia kali ini mencakup ukiran patung batu candi dari abad ke-13, perhiasan berharga dan produk emas yang dijuluki "Harta Karun Lombok".
==Hilman Farid // Dirjen Kebudayaan, Kemendikbudristek RI==
Misalnya, patung yang berada di belakang saya
Mereka memiliki peranan tertentu dalam upacara ritual
Maka, mengembalikan mereka
Berarti bahwa kita akan mengintegrasikan kembali ke dalam unsur kebudayaan
Dan itu tentunya bermakna simbolis bagi kami
==Gunay Uslu // Menteri Kebudayaan dan Media Belanda==
Jadi ini merupakan momen bersejarah yang sangat penting
Bukan hanya bagi Belanda dan Indonesia
Namun juga bagi seluruh dunia
Raja Belanda kunjungi Indonesia 3 tahun silam untuk meminta maaf
Belanda mendirikan East India Company tahun 1602, menjajah Jakarta tahun 1619, menjarah mineral seperti rempah-rempah dan logam mulia serta peninggalan budaya lokal dalam jumlah besar. Setelah East India Company bangkrut, perusahaan diambil alih oleh pemerintah Belanda tahun 1816. Belanda ditaklukkan oleh tentara Jepang dan meninggalkan Indonesia tahun 1942. Jepang menduduki Indonesia hingga dikalahkan tahun 1945. Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya tanggal 17 Agustus tahun itu, namun Belanda menolak mengakuinya dan menggunakan kekuatan berlipat ganda untuk menekannya, hingga 27 Desember 1949 baru akhirnya mengakui kemerdekaan Indonesia. Raja Willem-Alexander Claus George Ferdinand dari Belanda secara pribadi mengunjungi Indonesia pada Maret 2020. Ia meminta maaf secara langsung kepada pemerintah Indonesia dan mengakui bahwa Hari Kemerdekaan Indonesia adalah 17 Agustus. Selama beberapa tahun terakhir, sejumlah negara termasuk Jerman, Prancis dan Belgia secara bertahap mengembalikan peninggalan budaya yang dijarah selama era kolonialisme Afrika Timur dan juga melakukan introspeksi dan permintaan maaf atas perilaku kolonialisme di masa lalu.
