Bahan 3 minyak kamelia bermasalah di Tainan berasal dari Chiayi, Yunlin, Taichung
Skandal minyak bermasalah terus memanas. Pemkot Tainan kemarin mengumumkan penambahan tiga produk minyak kamelia bermasalah yang mengandung benzopiren. Semua produk telah ditarik dari pasaran. Selain itu, ada pelaku usaha di Kota New Taipei yang berinisiatif melaporkan kandungan bermasalah pada produknya. Otoritas telah memerintahkan penghentian penjualan produk terkait.
Dari 23 sampel di Tainan, kadar benzopiren 3 jenis minyak kamelia melebihi batas
Petugas Biro Kesehatan Publik menyegel drum minyak. Isu keamanan pangan minyak goreng kini menyebar ke minyak kamelia. Pemkot Tainan mengambil sampel 23 produk minyak pada akhir Juli, dan mengumumkan bahwa tiga produk minyak kamelia mengandung zat karsinogenik benzopiren berlebihan pada tanggal 4. Produk tersebut berasal dari Stasiun Kesejahteraan Tainan di Distrik Utara, Pabrik Minyak Juxing di Distrik Dongshan, dan Toko Dechang di Distrik Baihe. Di antaranya, produk Dechang paling parah, terdeteksi mencapai 3,0 mikrogram, dan sebanyak 45 kilogram produk telah beredar di pasaran.
==Chuang Mei-ju//Wakil Direktur Biro Kesehatan Publik Pemerintah Kota Chiayi==
(Telah) meminta (mereka) menyerahkan daftar pemasok hilir
Sekaligus memberitahu pemasok hilir untuk menghentikan penjualan
Juxing beli minyak dari Yuanfa, pelaku usaha klaim bahan berasal dari luar negeri
Investigasi awal menunjukkan, minyak kamelia Pabrik Minyak Juxing Tainan berasal dari Pabrik Minyak Yuanfa yang dikemas ulang. Saat ini, pelaku usaha telah menyegel minyak tersebut untuk pengujian lebih lanjut. Sementara itu, produk dari Koperasi Pertanian Gongbei di Yunlin juga ditarik dari pasaran, berhubung sumber minyaknya berasal dari Pabrik Minyak Yuanchuen di Chiayi, yang sempat terseret kasus delapan batch minyak bermasalah pada bulan Juli.
Dechang beli biji teh kamelia dari Jinpinfang, pemasok tunjukkan hasil uji kelayakan
Minyak kamelia bermasalah dari Toko Dechang di Tainan menggunakan bahan baku biji teh kamelia asal Tiongkok yang diimpor oleh Jinpinfang di Taichung. Namun, Jinpinfang menunjukkan hasil laporan pengujian mandiri beberapa kali yang bebas dari kandungan berbahaya. Selain itu, pada tanggal 3, produsen Nong Qishi di New Taipei juga melaporkan bahwa minyak kamelianya mengandung benzopiren sebesar 6,4 mikrogram, dan diperintahkan untuk menghentikan penjualan. Isu keamanan pangan semakin meluas, bukan hanya minyak produksi domestik saja yang bermasalah, minyak impor juga terimbas.
==Liu Fang-ming//Direktur Pusat Manajemen Wilayah Utara Administrasi Pengawas Obat dan Makanan (FDA)==
Minyak biji labu kuning asal Austria
Yang diimpor HealthTake Co., Ltd.
Terdeteksi mengandung benzopiren mencapai 2,5 mikrogram per kilogram
Kandungan benzopiren minyak biji labu impor berlebihan, pemeriksaan diperketat
Isu minyak bermasalah terus bermunculan. Selain pemda yang memperketat pemeriksaan terhadap minyak domestik, FDA juga meningkatkan pengawasan terhadap minyak biji labu impor perusahaan HeathTake. Semuanya diperiksa satu per satu di perbatasan, dengan tingkat pengambilan sampel 100%.
