2 tanker minyak UEA di Selat Hormuz diserang Iran, 1 tewas 8 cedera
Konflik di Timur Tengah kembali memanas. Setelah dua kapal tanker minyak Uni Emirat Arab dihantam rudal Iran di Selat Hormuz hingga menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya, militer AS hari ini mengumumkan akan kembali melancarkan serangan udara terhadap Iran. Di saat yang sama, beredar kabar bahwa AS akan memberlakukan kembali blokade militer terhadap pelabuhan Iran mulai tanggal 15. Presiden AS Donald Trump juga mengklaim akan mengenakan biaya keamanan sebesar 20% bagi kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
==Donald Trump // Presiden AS==
Malam ini kami terus meluncurkan serangan terhadap mereka
Menghancurkan segala kekuatan mereka yang berkaitan dengan Selat Hormuz
Saya rasa pada akhirnya kita akan menguasai (Selat Hormuz)
Perang Timur Tengah kembali membara, AS umumkan blokade dermaga Iran
Berdasarkan dokumen yang diperoleh The New York Times, Presiden Donald Trump tanggal 10 memberi tahu Kongres secara resmi bahwa tentara AS telah melancarkan "serangan defensif" terhadap target di dalam kawasan Iran sejak tanggal 7. Selain itu, mulai akhir pekan lalu, Komando Pusat AS melancarkan serangan terhadap 300 target di Iran selama tiga hari berturut-turut. Invasi terbaru terjadi pada tanggal 13, di mana dua tanker minyak milik Uni Emirat Arab (UEA) diserang Iran saat melintasi jalur pelayaran Oman di Selat Hormuz, mengakibatkan kapal rusak dan terbakar serta menelan korban jiwa dan cedera.
AS luncurkan blokade dermaga Iran mulai tanggal 15 subuh waktu Taipei
Di tengah hampir kembali meletusnya konflik Timur Tengah, sejumlah media termasuk CNN melaporkan, saat ini, setidaknya 10 pesawat militer AS sedang berpatroli di perairan lepas pantai UEA, Teluk Oman dan Arab Saudi. Pusat Informasi Maritim Gabungan (JMIC) yang dipimpin Angkatan Laut AS juga mengonfirmasi bahwa pasukan AS akan kembali memberlakukan blokade militer terhadap pelabuhan dan wilayah pesisir Iran mulai tanggal 15 pk. 04:00 subuh waktu Taipei.
==Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya==
Jika tentara AS yang bertindak secara agresif layaknya bajak laut
Tanpa wewenang dari angkatan bersenjata kita
Mengancam dan memengaruhi pelayaran kapal niaga dan tanker
Di luar jalur pelayaran resmi Iran
Angkatan bersenjata Iran akan melancarkan serangan balasan
Kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz berpotensi dikenakan biaya keamanan
Sementara itu, Iran berencana memungut biaya terhadap kapal yang melintasi Teluk Persia. Tanggal 13, Trump juga mengumumkan untuk pertama kalinya akan mengenakan tarif keamanan sebesar 20% dari nilai muatan (kargo) setiap kapal niaga yang melewati Selat Hormuz.
