Kebijakan minyak berubah haluan: Produk di bawah 20% juga ditarik
Kasus minyak produksi Perusahaan Minyak Central Union (CUOC) yang terdeteksi mengandung zat karsinogenik benzopiren terus meluas. Administrasi Pengawas Obat dan Makanan (FDA) awalnya hanya mewajibkan penarikan produk yang mengandung lebih dari 20% minyak bermasalah dari rak-rak toko. Kebijakan yang memicu kontroversi ini kemarin berbalik arah, total 175 produk lain yang mengandung kurang dari 20% minyak bermasalah juga harus ditarik dari peredaran sebagai tindakan pencegahan. Selain itu, CUOC yang menyembunyikan fakta dan menunda pelaporan didenda NT$165,2 juta.
CUOC telat lapor dan berbohong selama penyelidikan, didenda NT$165,2 juta
Kasus minyak mengandung zat karsinogenik dari Perusahaan Minyak Central Union (CUOC) terus meluas. Investigasi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) menunjukkan, perusahaan hilir Namchow sudah mendeteksi kejanggalan minyak ini sejak 13 Mei lewat uji mandiri. Namun, pihak CUOC baru melaporkannya ke otoritas berwenang pada 30 Juni. Keterlambatan laporan ini dinilai melanggar regulasi. Selain menunda informasi, CUOC juga diduga memberikan keterangan tidak sesuai fakta selama proses penyelidikan. Akibatnya, Administrasi Pengawas Obat dan Makanan (FDA) menjatuhkan denda administratif sebesar NT$165,2 juta, menjadi sanksi finansial terbesar dalam sejarah pelanggaran keamanan pangan Taiwan.
==Shih Chung-liang // Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan==
Berdasarkan tingkat keseriusan pelanggarannya
Dan dampak terhadap penjualannya
(Setelah) mempertimbangkan seluruh faktor ini
Total denda yang dijatuhkan adalah NT$165,2 juta
Produk di bawah 20% ditarik, baru boleh dijual setelah ada sertifikat lolos uji
FDA kembali menggelar konferensi pers pada tanggal 7 petang untuk merilis daftar produk dari 360 perusahaan hilir yang terdampak. Sebanyak 175 produk lainnya dengan kandungan minyak bermasalah di bawah 20% juga wajib ditarik dari pasar sebagai langkah pencegahan sebelum tanggal 8 malam. Produk baru boleh dijual kembali setelah lolos uji sertifikasi.
Kaohsiung umumkan 20 perusahaan tingkat ketiga dan mekanisme retur barang
Pemerintah Kaohsiung menginspeksi 1.222 jalur distribusi dan mengumumkan 20 pelaku usaha tingkat ketiga yang terdampak, meliputi pedagang, restoran dan industri pengolahan makan yang menggunakan minyak bermasalah. Selain melarang mereka menggunakan minyak bermasalah, pusat perbelanjaan juga diperintahkan menarik produk dari rak dan mengumumkan mekanisme retur barang. Hingga 7 Juli, 3.551,7 liter minyak bermasalah berhasil dikembalikan.
Toko-toko terkenal ikut terdampak, toserba: Tunjukkan struk untuk pengembalian uang
Usaha ternama seperti Eatogether cabang Far Eastern, toko bahan baku Wang Lai Hsing, serta Pasta Kacang Mingde ikut terdampak. Pihak pusat perbelanjaan menegaskan, berhubung minyak bermasalah berasal dari pemasok tingkat hulu, konsumen cukup membawa struk pembelian untuk mengajukan pengembalian dana penuh tanpa batasan waktu.
