Bus otonom tanpa pengemudi di Taipei diuji tahun depan, beroperasi pada 2029
Kota Taipei akan mempercepat pengembangan bus otonom tanpa pengemudi. Rencananya, uji coba akan dimulai paling cepat tahun depan, tapi teknologi kendaraan otonom masih dalam tahap percobaan, tantangan yang harus dihadapi mencakup mengatasi lingkungan lalu lintas Taipei yang rumit serta penetapan tanggung jawab hukum saat terjadi kecelakaan.
Melalui teknologi identifikasi gambar dan sistem konektivitas, berbagai rintangan di jalan dapat dideteksi. Inilah bus otonom berbasis 5G yang pernah diuji di Xinyi Road, Taipei pada tahun 2020 lalu. Kini, Pemerintah Kota Taipei akan mempercepat pengembangannya. Uji coba kendaraan ditargetkan paling cepat pada paruh pertama tahun 2027, menuju pengoperasian resmi pada tahun 2029.
==Wang Yen-ting // Wartawan PTS==
Kantor pusat NVIDIA dipastikan berlokasi di Taman Teknologi Beitou Shilin (BSTP)
Proyek pembangunan penting pertama Pemerintah Kota Taipei
Akan memanfaatkan karakteristik pengembangan bertahap
Dan infrastruktur jalan yang lengkap di kawasan BSTP
Untuk mendorong pengujian kendaraan otonom tanpa pengemudi
Uji coba bus otonom dimulai pada paruh pertama tahun depan
Pemkot tahun ini akan memanfaatkan area tertutup, seperti Kebun Binatang Taipei, untuk uji coba layanan antar-jemput otonom guna mengumpulkan pengalaman operasional. Selanjutnya, pada paruh pertama tahun depan, eksperimen akan beralih ke area terbuka di kawasan Taman Teknologi Beitou Shilin (BSTP). Uji coba dimulai dari kendaraan logistik seperti truk kargo dan truk penyiram air, sebelum akhirnya beralih ke layanan penumpang.
Lingkungan lalu lintas Taipei rumit, regulasi pendukung jadi tantangan
Meski demikian, lingkungan lalu lintas Taipei sangatlah rumit. Pada jam sibuk, bus otonom harus berbagi jalan dengan mobil, sepeda motor dan bus biasa. Ketepatan penghentian bus di halte khusus yang panjang, serta kelancaran naik-turun penumpang, menjadi tantangan besar. Di sisi lain, regulasi terkait pengujian di jalan terbuka dan penetapan tanggung jawab hukum saat terjadi kecelakaan, juga harus segera disiapkan demi mempercepat realisasi bus otonom ini.
