Tingginya harga rumah dan komoditas, populasi Kota Taipei menurun 10.000 jiwa
Tingginya harga rumah dan komoditas menyebabkan kalangan muda di Taiwan menderita, bahkan membuat Kota Taipei menghadapi masalah sosial terkait menurunnya populasi. Sejak Januari tahun ini, jumlah penduduk terdaftar di Kota Taipei berkurang hampir 10.000 jiwa. Pemkot akan berusaha mencari solusi penanggulangan dalam waktu dekat.
Populasi Kota Taipei menurun, diprediksi tak sampai 2,5 juta pada September
Hidup di perkotaan nyaman dan praktis, namun tingginya harga rumah dan komoditas menyebabkan kalangan muda menderita. Pemkot Taipei mengalami masalah sosial terkait menurunnya populasi. Warga menyatakan, tingginya harga membeli atau menyewa rumah membuat mereka mundur dan lebih memilih tinggal di Kota New Taipei dan Taoyuan yang harga rumahnya relatif rendah. Menurut statistik, populasi Kota Taipei meningkat kembali menjadi 2.511.886 jiwa pada bulan Desember tahun lalu dan kemudian menurun bertahap per bulan, angka populasi terakhir adalah 2.502.093 pada bulan Agustus.
