Mackerel Spanyol, ikan bandeng diduga dibawa dari Eropa pada abad ke-17
Banyak makanan lezat di Tainan yang disukai para pelancong, namun menurut penelitian, ada sebagian makanan yang sebenarnya mungkin berasal dari luar negeri, misalnya hidangan seperti Mackerel Spanyol dan ikan bandeng mungkin diperkenalkan ke Tainan selama Masa Penjelajahan pada abad ke-17, kemudian secara bertahap berkembang menjadi hidangan sehari-hari bagi masyarakat umum setempat.
Ikan goreng lapis tepung ditambahkan ke mi bersama bahan lainnya, inilah sup ikan Mackerel Spanyol khas Tainan yang siap dinikmati para pecinta kuliner. Selain itu, ikan bandeng yang segar dan renyah yang dipadukan dengan bubur panas ini juga merupakan hidangan kaki lima sehari-hari masyarakat awam. Menurut penelitian, kuliner lezat ini mungkin berasal dari Eropa yang dibawa ke Tainan pada abad ke-17 selama masa keemasan Era Penjelajahan yang kemudian menjadi hidangan sehari-hari di Tainan.
==Warga==
Saya merasa mungkin
Karena waktu itu banyak (negara) yang menduduki (Taiwan)
Seperti saat ini masih ada beberapa orang keturunan Belanda
Tainan mulai makan Mackerel Spanyol pada masa kolonial Belanda abad ke-17
Kantor Kebudayaan Kota Tainan menjelaskan bahwa, berdasarkan penelitian Academia Sinica, terpengaruh oleh penjajah Belanda, para pendatang dari suku Tionghoa pada masa penjajahan Belanda mulai mengikuti kebiasaaan warga Eropa dengan mengonsumsi ikan dan menjadi kelompok pemakan utama ikan Mackerel Spanyol, kebiasaan tersebut berlangsung hingga sekarang dan menjadi ciri khas warga Tainan.
Dokumenter Era Penjelajahan memprediksi ikan bandeng adalah produk impor
Ikan Bandeng tercatat sebagai hidangan dengan nama “sabalo” pada abad ke-17 yang nada pengucapan mirip dengan Savalo dan Sabalo dalam bahasa Spanyol dan Portugis, sehingga ikan ini diperkirakan bukan dibawa masuk oleh orang Indonesia, melainkan sekelompok orang yang mahir dalam istilah maritim seperti suku Tionghoa di Filipina.
==Lee Chen-ying // Kepala Tim Peneliti Kantor Kebudayaan Kota Tainan==
Kami menemukan cara pengolahan (kuliner) pada masa itu
Dengan cara pembuatan sup ikan saat ini
Terdapat banyak kemiripan
Permainan+kuliner lokal sajikan alur sejarah Tainan yang berusia 400 tahun
Kantor Kebudayaan Kota Tainan merancang sebuah permainan untuk membantu masyarakat mengeksplorasi kuliner Tainan sedemikian rupa sehingga masyarakat bisa tahu kisah di balik makanan khas Tainan.
