NIA bongkar perantara ilegal yang tipu warga Tailan bekerja gelap di Taiwan
Satuan Tugas Khusus Ditjen Imigrasi Nasional (NIA) di Yilan meringkus seorang pria Taiwan dan wanita Tailan yang merekrut sebelas pekerja ilegal bermodus visa wisata dan meraup keuntungan haram lebih dari NT$600.000. Di antara korban, ada tiga bersaudara yang tergiur iklan "gaji tinggi, kerja ringan". Sialnya, baru bekerja 10 hari, mereka telah tertangkap, sehingga impian mendulang uang pun kandas dan kini menghadapi deportasi.
11 pekerja ilegal asal Tailan tinggal di ruang bawah tanah yang gelap dan lembap
Saat memasuki ruang bawah tanah sebuah rumah, langsung terasa udara pengap yang membuat sesak nafas. Ruang tidur tanpa jendela ini hanya disekat dengan tirai sederhana. Pakaian dan barang menumpuk dan berserakan di ruangan yang gelap dan pengap. Sebanyak 11 warga Tailan yang bekerja secara ilegal ternyata tinggal berdesakan di lingkungan yang begitu memprihatinkan.
==Chen Wen-jie // Wakil Kepala Satgas Khusus Yilan==
Belum lama ini, tim kami menerima laporan dan berhasil menggerebek
(Sindikat agen ilegal) di sebuah kediaman di Kota Yilan
Yang dioperasikan oleh tersangka utama warga Taiwan bermarga Lu
Bersama kaki tangannya yang berasal dari Tailan
Di lokasi, petugas mengamankan 11 warga Tailan yang bekerja secara
ilegal Beserta agen -1penyalur dan majikan ilegal, total 3 orang
Iming-iming gaji tinggi, perantara ilegal pikat warga Tailan bekerja gelap di Taiwan
Hasil investigasi menunjukkan bahwa awalnya tersangka utama menjalankan sebuah pabrik, namun usahanya gagal dan rumah tangganya hancur. Demi berusaha bangkit kembali, ia malah beralih menjadi agen penyalur yang memeras pekerja. Ia bersekongkol dengan seorang warga Tailan yang izin tinggalnya telah habis, menggunakan iming-iming "gaji tinggi, kerja ringan" untuk merekrut rekan senegara agar bekerja gelap di Taiwan melalui Facebook.
==Chen Wen-jie // Wakil Kepala Satgas Khusus Yilan==
Untuk setiap orang yang berhasil direkrut hingga masa kerja di Taiwan selesai
Rekan pelaku asal Tailan ini akan memperoleh biaya rujukan sebesar NT$3.000
Ia juga memungut komisi antara NT$400~600
Dari upah harian pekerja yang minim
Hingga akhirnya meraup keuntungan ilegal lebih dari NT$600.000
Mimpi meraup untung kandas, 3 bersaudara asal Tailan ditangkap dalam 10 hari
Di antara warga Tailan yang diamankan, terdapat tiga bersaudara dari satu desa yang sama, yang datang ke Taiwan untuk bekerja karena tertipu iklan lowongan kerja di Facebook. Tak disangka, belum sempat bekerja 10 hari, ketiganya telah tertangkap. Kini mereka menghadapi sanksi deportasi dan larangan masuk ke Taiwan, dan mengaku sangat menyesal. Polisi menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, banyak agen penyalur ilegal menggunakan gaji tinggi sebagai umpan, maka mengimbau warga Tailan yang ingin bekerja di Taiwan agar waspada dan berpikir dua kali sebelum bertindak.
