Nelayan gunakan bom ikan, yang turut menghancurkan terumbu karang laut
Nusantara Indonesia kaya akan terumbu karang di dunia, namun cara menangkap ikan dengan bom ikan membuat banyak terumbu karang terancam punah. Untungnya, ada seorang akademis yang menghabiskan waktu 20 tahun untuk mengajak para nelayan bergabung dalam jajaran konservasi terumbu karang.
Bom ikan menghancurkan karang, perairan Indonesia jadi makam karang
Ikan yang dibom mati tenggelam di dasar laut, terumbu karang di sekitarnya juga hancur, laksana makam karang. Hal mengejutkan ini terjadi di Selat Makassar, Indonesia. Nelayan Indonesia sejak dulu terbiasa menangkap ikan dengan bahan peledak. Zona segitiga terumbu karang setempat tengah menghadapi malapetaka. Untungnya, Yoseph, seorang profesor universitas, menyadari keseriusan masalah ini 20 tahun lalu dan mulai menyebarkan konsep konservasi ke beberapa nelayan.
Karang di Indonesia berlimpah ruah, mendominasi 18% dari luas total sedunia
Menurut statistik Greenpeace, luas terumbu karang di Indonesia melebihi 50.000 km², mendominasi sekitar 18% di seluruh dunia. Ada sebanyak 600 spesies karang di zona segitiga dari Indonesia hingga Filipina. Perairan setempat memiliki aneka ragam hayati, merupakan salah satu yang paling melimpah di dunia. Terinspirasi oleh Yusuf, banyak nelayan menyadari bahwa melestarikan karang bermanfaat terhadap perkembangan ekologi ikan, sehingga mulai berpartisipasi dalam konservasi karang.
Nelayan tinggalkan cara pengeboman ikan, mulai membudidayakan karang
Kini sebagian nelayan Indonesia tidak hanya meninggalkan metode pengeboman ikan ilegal, namun juga membudidayakan karang untuk dipijahkan di laboratorium atau memasang penyangga konservasi di laut agar karang bisa bereproduksi kembali.
