24H直播

Rumput gelagah di tepi Sungai Lanyang berbunga memukau pengunjung

發布時間: 更新時間:

Terlihat hamparan putih bagaikan salju di bantaran tepi sungai Lanyang. Setiap musim gugur jelang dingin tiba, rumput gelagah yang ditanam khusus oleh Badan Administrasi Sungai I guna menahan tertiupnya debu di sekitar, akan mulai bermekaran. Panorama kedua sisi sungai bagai digerai karpet putih, memukau perhatian para wisatawan.

Rumput gelagah dapat berfungsi untuk menahan tertiupnya debu tanah

Sebelumnya saat musim gugur dan dingin tiba, karena dipengaruhi oleh angin muson timur laut, maka angin kuat yang bertiup di bantaran Sungai Lanyang, turut menerbangkan debu tanah, sehingga mengganggu kualitas kehidupan warga. Pihak Badan Administrasi Sungai I, mulai menanam Rumput gelagah di area bantaran, selain menahan debu yang tertiup, terlihat indah dan sekaligus dapat meningkatkan kualitas air sungai.

Luas area yang ditanami rumput gelagah lebih dari 1.000 hektar

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, rumput gelagah yang ditanam di bantaran Sungai Lanyang mencatat 400 hektar, ditambah dengan pembudidayaan, kembang biak natural, kini luas total mencapai lebih dari 1.000 hektar. Badan Sumber Daya Air (WRA) menjelaskan kondisi penghijauan bantaran sungai di Jembatan Kavalan, Lanyang dan Atayal sangat baik, masyarakat dapat berjalan-jalan sembari menikmati keindahan bunga yang bermekaran.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。