Agen ilegal di Taichung rekrut PMA kaburan jadi ART
Ditjen Imigrasi berhasil membongkar agen penyalur asisten rumah tangga ilegal di Taichung, yang ternyata mempekerjakan PMI kaburan sebagai petugas kebersihan. Dalam dua tahun, pelaku meraup keuntungan ilegal hingga NT$3,5 juta. Tersangka utama telah diserahkan ke pihak berwenang, sementara seluruh dari 11 PMI yang terlibat akan dideportasi
Tampung PMI kaburan, agen ilegal sediakan jasa kebersihan rumah
Rekaman polisi memperlihatkan sejumlah PMI yang dijemput mobil putih untuk bekerja. Ditjen Imigrasi (NIA) bekerja sama dengan kepolisian, berhasil membongkar jaringan ilegal yang dijalankan oleh pasutri bermarga Chen, yang khusus merekrut pekerja migran kaburan untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART), sekaligus mengajak rekan senegara untuk bergabung. Mereka mempromosikan jasanya lewat grup Facebook dengan slogan “harga murah, kualitas bagus” hingga sangat populer di kalangan sosialita dan agen properti di kawasan mewah Kota Taichung.
PMA kaburan setor setengah gaji, agen ilegal masih potong upah lagi
Polisi mengungkap, perusahaan mematok tarif harian sekitar NT$2.600-2.800 untuk layanan kebersihan rumah. Namun, para PMI hanya dibayar separuhnya, sekitar NT$1.000-1.300, dan kerap dipotong gaji dengan berbagai alasan. Di saat pelaku bisa membeli mobil mewah dari keuntungan ilegal, para pekerja hanya bisa pasrah hingga akhirnya tertangkap, baru berani mengungkapkannya kepada petugas. NIA mengimbau warga asing yang melebihi izin tinggal untuk menyerahkan diri agar denda dipotong setengah dan bisa segera pulang.
