MoU AS-Iran: Selat Hormuz dibuka kembali, Iran lepaskan program senjata nuklir
AS dan Iran akan menandatangani sebuah nota kesepahaman di Swiss pada tanggal 19. Isi rancangan MoU yang belum dikonfirmasi secara resmi menunjukkan, kesepakatan 14 poin yang mencakup gencatan senjata komprehensif dan pembukaan kembali Selat Hormuz, akan diajukan untuk didukung dan disetujui oleh Dewan Keamanan PBB.
Kesepakatan akhir MoU AS-Iran menunggu persetujuan Dewan Keamanan PBB
Rancangan MoU AS-Iran yang terdiri dari 14 poin akan mencakup penghentian perang secara permanen, saling menghormati kedaulatan, pencabutan blokade laut oleh AS, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta penegasan kembali komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Di sisi lain, AS setuju untuk secara bertahap mencabut sanksi terhadap Iran, termasuk mengizinkan ekspor minyak Iran kembali berjalan dan secara bertahap mencairkan aset-aset Iran yang selama ini dibekukan, dan kedua pihak diwajibkan mencapai kesepakatan final dalam waktu 60 hari. Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa Israel telah menerima salinan MoU. Namun masyarakat Iran masih skeptis terhadap ketulusan AS, media konservatif bahkan menyatakan siap untuk melanjutkan pertempuran kapan saja.
