PMA Vietnam dirampok sesama rekan saat tukar uang, polisi tangkap 8 tersangka
Kasus penyerangan senjata tajam menimpa seorang pekerja migran asal Vietnam di Ruifang, Kota New Taipei, awal bulan ini. Korban yang hendak menukar uang melalui jasa ilegal di internet, justru dirampok saat melakukan pertemuan tatap muka. Uang senilai NT$295.000 dirampok pelaku. Polisi berhasil melacak kendaraan dan meringkus delapan tersangka dalam waktu tiga hari, empat di antaranya adalah pekerja migran yang hilang kontak.
Empat pria diringkus dalam kondisi terborgol saat polisi menggerebek persembunyian sindikat penipuan asal Vietnam ini. Mereka diketahui kerap mengincar sesama warga negara Vietnam di Taiwan, dan melakukan perampokan bersenjata. Kasus bermula saat korban bermarga Nguyen berniat menukar NT$600.000 melalui Facebook demi menghemat biaya administrasi. Pada tanggal 4, sesampai di lokasi, pelaku menyerang korban dengan pisau dan merampas uang sebesar NT$295.000. Setelah menerima laporan, polisi Ruifang melakukan pengejaran lintas wilayah dari utara hingga selatan Taiwan, dan dalam waktu tiga hari berhasil menangkap delapan tersangka. Empat di antaranya merupakan pekerja migran yang hilang kontak, dan sebagian tersangka juga ditemukan memiliki narkoba. Polisi mengingatkan bahwa penukaran uang ilegal bukan hanya melanggar hukum, namun juga kerap membuat pekerja migran menjadi mangsa empuk bagi kelompok kriminal. Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan jalur keuangan resmi saat mengirim atau menukar uang.
