Kejar-kejaran polisi-tersangka di Hualien, PMA Tailan lukai 7 orang selama kejadian
Pemirsa apa kabar, kini Anda tengah menyaksikan Warta Berita PTS tanggal 6 April. Aksi kejar-mengejar terjadi di Hualien kemarin. Seorang PMA Tailan menerobos toserba dengan pisau untuk merampas dua batang sosis. Ia tiba-tiba mengamuk dan mengejar pejalan kaki, bahkan membobol pintu salon, mengakibatkan total 7 orang terluka. Otoritas tengah menyelidiki apakah pelaku menderita gangguan jiwa.
Rampas 2 sosis di toserba+lukai warga, PMA akan diproses hukum
Pria yang dikepung polisi tetap melawan dengan gigih. Ia tak hanya melempari polisi, tetapi juga mengacungkan pisau di atas bak truk dan melarikan diri di sela-sela bentrokan.
Rampok toserba demi 2 sosis, PMA larikan diri, incar dan kejar warga
Pria tersebut menabrak pintu kaca dan menerobos ke dalam salon untuk bersembunyi. Polisi mengejar, mengepung dan berhasil meringkusnya. Pada dini hari tanggal 5, seorang PMA Tailan berusia 46 tahun di Desa Xincheng, Hualien merampok toserba dengan pisau demi dua sosis. Setelah itu, ia menggedor toko cuci pakaian di sebelahnya, bahkan berulah dan mengejar wanita di jalanan.
PMA terobos salon saat dikejar polisi, sekeluarga bertiga terimbas
Melihat polisi datang, tersangka langsung melarikan diri. Setelah berlari sejauh 2,7 kilometer, ia bersembunyi di sebuah salon yang pintunya tidak tertutup rapat, lalu terlibat bentrokan dengan tiga penghuni, menyebabkan luka sayat di bagian dada korban.
==Istri pemilik rumah yang terdampak==
Saya kebetulan baru bangun untuk minum obat
(Dia menerobos masuk) Ya, waktu itu kacau balau
4 polisi terluka dalam proses penangkapan, total 7 orang terluka
Selain sekeluarga bertiga, empat polisi juga terluka dalam proses penangkapan. Jumlah korban cedera mencapai total 7 orang.
==Lai Kai-chun // Kepala Kantor Polisi Cabang Xincheng, Kabupaten Hualien==
Pekerja migran tersebut membawa senjata tajam dan melawan saat ditangkap
(Polisi) melakukan pengepungan dan penangkapan di ruang tertutup
(Akhirnya) berhasil ditangkap
PMA dirawat di bawah pengawasan, dijerat pasal percobaan pembunuhan
PMA yang terlibat juga mengalami luka saat melarikan diri dan saat ini sedang dirawat di bawah pengawasan polisi. Hasil investigasi mengonfirmasi ia adalah pekerja migran legal, dan akan didakwa atas dugaan percobaan pembunuhan. Kondisi kejiwaannya juga akan diperiksa lebih lanjut.
