24H直播

Penyidikan kasus cuci uang Prince Holding Group rampung, 62 tersangka didakwa

發布時間: 更新時間:

Hari ini, Kejaksaan Distrik Taipei mendakwa 62 oknum kasus penipuan dan pencucian uang lintas negara yang melibatkan jaringan Prince Holding Group. Hasil penyelidikan menunjukkan, sindikat ini telah mendirikan belasan perusahaan di Taiwan, hasil penipuan digunakan untuk membeli rumah dan mobil mewah. Total uang ilegal yang diraup mencapai NT$10,7 miliar.

Anggota Prince Holding Group di Taiwan satu per satu memasuki pengadilan. Kejaksaan Distrik Taipei mengumumkan pada tanggal 4, penyidikan telah rampung, total 13 perusahaan dan 62 orang dituntut, termasuk beberapa warga Taiwan, juga mencakup pendiri grup Chen Zhi yang telah dideportasi pemerintah Kamboja ke Tiongkok, yang akan dituntut dengan hukuman maksimal. Selain itu, jaksa juga menuntut satu warga Kamboja dan dua warga Singapura yang telah kabur dari Taiwan.

Prince Holding Group cuci uang melalui properti luar negeri, raup NT$10,7 miliar

Prince Holding Group diduga melakukan pencucian uang lintas negara yang berbasis di Kamboja, dengan mendirikan 250 perusahaan di 18 negara sebagai akses pencucian uang, termasuk Taiwan. Mereka memanfaatkan jalur penukaran uang ilegal untuk menyalurkan hasil kejahatan, dengan total NT$10,7 miliar. Taiwan menjadi negara pertama di Asia yang berhasil merampungkan penyidikan kasus ini.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。