Gelombang PMA pertama tiba usai pelonggaran di industri pariwisata+perhotelan
Hotel Regent Taipei datangkan 37 PMA terampil dari Indonesia
Jumlah penghuni dan skala reservasi kamar pada industri pariwisata dan perhotelan Taiwan berangsur pulih ke level sebelum pandemi, namun malah mengalami krisis staf tata graha di tingkat dasar. Guna mengatasi hal ini, Hotel Regent Taipei mengajukan permohonan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) untuk mendatangkan PMA terampil dan berhasil memperoleh izin perekrutan 37 PMI terampil pada gelombang pertama tanggal 13.
==Zhang Yun // Wakil Kepala Bidang Humas dan Pemasaran Hotel Regent Taipei==
Kelompok mahasiswa Indonesia ini berasal dari Bali
Sebenarnya mereka dulu juga pernah bekerja di hotel kami
Status mereka saat itu adalah sebagai staf magang, kini mereka sudah lulus
Mereka juga berminat untuk melanjutkan karier di luar negeri
Lewat program ini, kami mendatangkan mereka kembali ke Taiwan
Izin perekrutan PMA terampil terbuka untuk sektor perhotelan+pelabuhan komersial
Seluruh industri dilanda krisis SDM seiring tibanya era struktur masyarakat super lansia dan merosotnya angka kelahiran. Mulai tahun ini, MOL melonggarkan izin perekrutan PMA terampil untuk sektor perhotelan dan pelabuhan komersial. Para PMA ini harus memiliki jenjang pendidikan tertentu, kualifikasi teknis dan keterampilan bahasa guna memenuhi tuntutan profesional pada industri perhotelan. Selain itu, setelah genap bekerja lima tahun di Taiwan, mereka dapat mengajukan permohonan izin menetap permanen (APRC) kepada Kementerian Dalam Negeri.
Hingga pertengahan Agustus, 50-an operator perhotelan ajukan perekrutan SDM
MOL saat ini telah merancang jalur perekrutan PMA terampil dari Indonesia dan Tailan serta telah mencapai kesepakatan dengan Vietnam dan Filipina. Selain Regent Taipei, hingga pertengahan Agustus, jumlah operator industri perhotelan yang mengajukan permohonan proses perekrutan SDM lokal telah melampaui 50 unit, dengan total SDM yang dibutuhkan sebanyak 500 orang.
