Tahun lalu rata-rata pendapatan kaum di bawah 30 tahun capai NT$587.700/tahun
Pertumbuhan ekonomi tahun lalu 8,68%, dorong peningkatan pendapatan rata-rata
Tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan tahun lalu mencapai 8,68%, rekor tertinggi dalam 15 tahun terakhir yang turut mendorong pendapatan warga. Berdasarkan data pendapatan tahunan per kelompok usia tahun lalu, anak muda di bawah 30 tahun mengantongi pendapatan NT$587.700 per tahun, atau sekitar NT$49.000 per bulan. Sementara kelompok paruh baya mencatat pendapatan bulanan antara NT$70.000 dan NT$90.000.
70% staf bergaji di bawah rata-rata, kesenjangan gaji antar industri sangat besar
Namun, ketimpangan gaji antar industri masih sangat terasa. Ditjen Anggaran, Akutansi dan Statistik (DGBAS) mengumumkan, rata-rata gaji reguler bulanan pekerja periode Januari hingga Juni tahun ini mencapai NT$51.888. Meski begitu, 70% pekerja justru menerima gaji di bawah angka rata-rata tersebut. Sektor akomodasi, kuliner, dan kecantikan mencatat gaji bulanan di bawah NT$38.000. Sebaliknya, sektor media, teknologi dan informasi, serta keuangan dan asuransi memiliki gaji bulanan di atas NT$71.000. Dari sisi pendapatan rumah tangga tahun lalu, Kota Hsinchu memimpin di peringkat pertama dengan NT$1.604 miliar, disusul Kabupaten Hsinchu dengan NT$1.569 miliar, dan Kota Taipei dengan NT$1.554 miliar.
==Warga Kota Hsinchu==
Masyarakat biasa sama sekali tidak punya penghasilan setinggi itu
Jadi saya rasa angka rata-rata ini tidak akurat
Warga tidak merasakan dampak pertumbuhan ekonomi akibat stagnansi gaji
Di luar karyawan sektor AI dan semikonduktor, masyarakat umum tidak merasakan dampak dari pertumbuhan ekonomi akibat stagnansi gaji. Kondisi ini membentuk struktur ekonomi berbentuk huruf K.
==Hsin Ping-lung // Ketua Asosiasi Tenaga Kerja dan Pembangunan==
Dampak yang ditimbulkan dari kondisi ini
Adalah apa yang disebut sebagai perasaan terabaikan
Mungkin akan mendorong banyak orang
Untuk masuk ke industri bergaji tinggi
Pakar: Reformasi jaminan sosial dan sistem pajak atasi jurang kaya-miskin
Pakar menyarankan pemerintah fokus pada perbaikan kesejahteraan sosial dan sistem perpajakan, guna menekan pelebaran jurang pemisah antara kaya dan miskin. Sektor pendidikan juga diimbau menerapkan pembelajaran lintas bidang dan menata ulang sumber sumber daya manusia.
