Usulan referendum hukum cambuk disetujui, namun ditolak kelompok HAM
Kelompok HAM: Hukuman cambuk langgar konstitusi, tidak sesuai etika HAM
Yuan Legislatif menyetujui tiga usulan referendum pada tanggal 14. Usulan memasukkan hukuman cambuk ke dalam undang-undang lolos dengan selisih satu suara, yakni 52 banding 51. Namun, sejumlah kelompok hak asasi manusia menolak tegas. Mereka menegaskan, Taiwan telah mengesahkan UU Pelaksanaan Dua Konvenan sejak 2009. Penerapan hukuman cambuk dinilai melanggar Konvenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, sekaligus berbenturan dengan kewajiban hak asasi manusia internasional yang telah diemban Taiwan.
==Huang Yi-bee // CEO Covenants Watch==
Proses pelaksanaan hukuman seperti ini
Akan merusak kesehatan fisik
Dan martabat kemanusiaan orang tersebut
Ormas: Hukum cambuk Singapura terbukti kurang efektif dalam berikan efek jera
Kelompok HAM menegaskan, referendum tidak bisa memberi wewenang untuk menerapkan hukuman yang dilarang kovenan internasional. Mengambil contoh Singapura, hukuman cambuk dinilai tidak menimbulkan efek jera. Selain itu, hukum HAM internasional melarang penyerahan seseorang ke tempat yang berpotensi terjadi penyiksaan. Jika disahkan, undang-undang ini akan menyulitkan ekstradisi dan kerja sama peradilan lintas batas, serta melanggar etika kedokteran.
Yuan Pengawas: Hukuman cambuk tidak sesuai dengan martabat kemanusiaan
Komisi HAM Yuan Pengawas menegaskan, hukuman cambuk melanggar martabat kemanusiaan dan standar anti-penyiksaan internasional. Pencegahan kejahatan harus berlandaskan kebijakan pidana yang sesuai dengan standar HAM, bukan melalui hukuman cambuk.
==Lee Yen-hsiu // Anggota Yuan Legislatif Partai Kuomintang (KMT)==
Makna paling inti adalah suara rakyat dapat disampaikan melalui
Referendum untuk menanggapi kejahatan besar
Dan harapan terhadap keamanan publik
==Chen Pei-yu // Anggota Yuan Legislatif Partai Demokratik Progresif (DPP)==
(Kita) bisa menggunakan audiensi publik, melalui seminar
Bukan hanya diserahkan kepada referendum untuk memutuskan
Yuan Legislatif loloskan 3 usulan referendum, CEC gelar rapat penentuan tanggal 21
Mengenai ketiga usulan referendum saat ini, Komisi Pemilihan Umum (CEC) diperkirakan akan membahas apakah usulan memenuhi syarat pembentukan kasus pada tanggal 21. Jika disetujui, referendum akan digabungkan dengan Pemilu nine-in-one pada 28 November mendatang.
