8 batch minyak kamelia terdeteksi mengandung benzopiren melampaui standar
Pakar: Proses pengolahan tak mencapai 100°C, sumber masalah di pengeringan
Sejumlah produk minyak kamelia di Taiwan terdeteksi mengandung benzopiren melebihi batas aman. Seluruh produk tersebut diproduksi oleh Pabrik Minyak Yuanchuen di Chiayi. Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Shih Chung-liang, menduga bahan baku biji kamelia tersebut diimpor dari Tiongkok. Pihak Yuanchuen pun menegaskan salah satu produknya, “Minyak Kamelia Taiwan”, menggunakan biji lokal dari petani resmi, sementara tiga produk lainnya disuplai oleh Perusahaan Internasional Dynas, dan pihak pabrik berjanji akan kooperatif dalam penyelidikan instansi berwenang. Pakar menilai, risiko timbulnya benzopiren akibat proses pengolahan dengan suhu di bawah 95 derajat Celsius relatif kecil. Penyelidikan disarankan untuk berfokus pada dugaan proses pengeringan bahan baku bersuhu tinggi di rantai pasokan awal.
==Su Wei-shou // Inisiator Aliansi Pengawasan Keamanan Pangan==
Pengeringan langsung dengan api artinya
Gas panas dari pembakaran langsung
Disemprotkan ke bahan minyak
Inilah penyebab utama yang ditemukan kalangan akademisi dan praktisi
Sebagai pemicu umum terbentuknya benzopiren
Deteksi kandungan benzopiren pada bulan Mei, Taisugar diduga tak laporkan kasus
Di sisi lain, pengadilan Taichung mengungkap bahwa Taisugar telah mendeteksi kadar benzopiren pada minyak CUOC (Central Union) melebihi batas aman hingga tujuh kali lipat, mencapai 14,7 ppb, sejak Mei lalu. Meski langsung menolak dan mengembalikan produk tersebut, Taisugar menuai kritik karena tidak memberikan laporan resmi. Menanggapi hal ini, Taisugar menegaskan bahwa mereka bukan pihak yang wajib melapor secara hukum, serta memastikan 32 sampel produk minyak kedelainya tahun ini memenuhi standar keamanan.
==Shih Chung-liang // Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan==
Hasil pengujian minyak mentah yang telah melalui proses penghilangan getah
Bukanlah standar terhadap produk minyak siap konsumsi
Jadi menurut peraturan yang berlaku, tidak ada kewajiban pelaporan
MOEA: Bahan baku yang melebihi batas aman, bukan bahan pangan
Fraksi Partai KMT mengkritik Taisugar selaku BUMN yang dinilai mengabaikan temuan tersebut dan membiarkan masyarakat mengonsumsi minyak tercemar selama sebulan lebih, bahkan mencurigai adanya upaya menutupi kasus. Namun, Kementerian Perekonomian dan Taisugar menegaskan bahwa temuan di atas ambang batas merupakan bahan baku, bukan produk akhir, sehingga tidak perlu ditafsirkan berlebihan.
