Program MBG dinodai serangkaian kasus keracunan makanan+skandal korupsi
Selain tercoreng oleh sejumlah kasus keracunan makanan yang dialami oleh setidaknya 33.000 anak, Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang diprakarsai Presiden Prabowo juga dilanda skandal korupsi seiring penahanan tiga pejabat, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional dua hari lalu.
Kepala Badan Gizi Nasional dan 2 pejabat lainnya ditahan atas tuduhan korupsi
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengenakan rompi tahanan dan diborgol saat digiring petugas ke dalam mobil. Dua wakilnya juga mengalami nasib serupa. Kejaksaan Agung Indonesia menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada hari Rabu dan menangkap Dadan bersama dua orang lainnya, atas tuduhan menyalahgunakan program MBG (Makan Bergizi Gratis) untuk meraup keuntungan ilegal.
Total 33.000 anak jadi korban kasus keracunan makanan Program MBG
Program MBG terus diliputi kontroversi serangkaian kasus keracunan sejak September tahun lalu, memengaruhi setidaknya 33.000 anak. Selain menemukan berbagai celah dalam manajemen sanitasi makanan di dapur pusat, hasil penyelidikan juga mengungkapkan bahwa Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan pejabat lainnya diduga terlibat kolusi dalam proses seleksi penyedia makanan, sehingga pihak yang tidak memenuhi syarat malah mendapatkan kontrak. Oknum juga menggelapkan dana pembelian bahan. Sebagai gantinya, otoritas menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN baru.
Pakar: Pembenahan SDM saja tak cukup, bentuk mekanisme pengawasan
Program MBG tersebut berulang kali dilanda masalah, bahkan Presiden Prabowo juga menuai kritik tajam, seruan agar program tersebut dihentikan terus bermunculan. Prabowo menekankan akan menindak tegas pelanggar hukum, namun tidak akan menghentikan program tersebut. Di sisi lain, ada pakar menilai bahwa reformasi terkait memerlukan mekanisme peninjauan independen, karena perombakan jajaran pejabat saja tidak cukup untuk memberantas penyimpangan.
