24H直播

Atasi krisis angka kelahiran, Presiden serukan tunjangan NT$5.000 untuk 0-18 tahun

發布時間: 更新時間:

Dalam rangka mengatasi tren penurunan angka kelahiran, pemerintah berencana menyediakan tunjangan sebesar NT$5.000 per bulan bagi anak usia 0-18 tahun. Namun, warga merasa efeknya sangat terbatas. Ormas memberikan tanggapan positif terhadap upaya pemerintah untuk mendorong angka natalitas, namun memperingatkan bahwa kebijakan berbasis uang tunai tidak dapat memperbaiki akar permasalahan struktural.

Krisis angka kelahiran kini menjadi isu keamanan nasional. Di dua tahun masa jabatannya, Presiden Lai Ching-te meluncurkan tunjangan pertumbuhan bulanan bagi anak usia 0 hingga 18 tahun. Namun sebagian masyarakat menilai efektivitas kebijakan ini dalam mendongkrak angka kelahiran masih sangat terbatas.

==Bapak Yang // Warga Taipei==
Saya rasa masalah rendahnya angka kelahiran tidak bisa
Diatasi hanya dengan satu kebijakan atau sekadar membagikan uang

Legislator KMT Hsieh dukung kebijakan, Partai TPP pertanyakan sumber finansial

Pihak oposisi memberikan respons beragam. Legislator Hsieh dari Partai KMT mendukung kebijakan ini karena sejalan dengan gagasannya mengenai tunjangan NT$5.000 per bulan bagi anak usia 0-15 tahun. Di sisi lain, fraksi Partai Taiwan People’s Party (TPP) justru mempertanyakan sumber pendanaan untuk menutupi anggaran yang besar tersebut.

==Chiu Hui-ju // Sekjen Fraksi TPP Yuan Legislatif==
Memberikan NT$5.000 per bulan (berarti) NT$60.000 per tahun
Untuk tunjangan pertumbuhan usia 0 sampai 18 tahun
Dari mana pendanaan untuk angka super besar ini

LSM: Kebijakan uang tunai sulit selesaikan akar masalah struktural

Meski mengapresiasi langkah baru Presiden Lai dalam mengatasi rendahnya angka kelahiran, ormas juga mengingatkan bahwa kebijakan berbasis uang tunai tidak akan mampu memperbaiki akar permasalahan struktural di masyarakat.

== Li Ting-hsin// Juru bicara Aliansi Kebijakan Pengasuhan Anak dan Ketenagakerjaan (CEPA)==
(Kita harus) mendobrak berbagai hambatan struktural ini
Agar kehidupan kerja dan keluarga yang mengasuh anak
Dapat berjalan selaras dan hanya dengan cara itu
Kami percaya lebih efektif dalam
Mengatasi masalah rendahnya angka kelahiran di Taiwan

LSM serukan reformasi cuti terkait persalinan dan imbau agar pria ikut mengasuh

Li Ting-hsin menekankan perlunya reformasi cuti melahirkan dan cuti pendampingan persalinan yang setara gender, guna mendorong keterlibatan pria dalam pengasuhan anak. Menurutnya, menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga serta keseimbangan hidup antara pekerjaan dan pengasuhan anak merupakan reformasi struktural utama yang sangat diperlukan saat ini.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。