Polisi Taiwan-Tailan bongkar pencucian uang Viet Pay/ThaiQR senilai NT$10 miliar
Polisi Taiwan dan Tailan berhasil membongkar sindikat pencucian uang lintas negara dan menangkap 21 oknum. Sindikat menggunakan sistem pembayaran pihak ketiga di Asia Tenggara untuk menghubungkan rekening Tailan dan Vietnam, serta membantu sindikat mentransfer uang ilegal. Selama delapan bulan, oknum berhasil meraup keuntungan ilegal sebesar NT$400 juta.
Omzet ilegal dan komputer yang digunakan dalam aksi kejahatan tergeletak di atas meja. Kasus ini bermula dari penggerebekan polisi Tailan terhadap sarang perjudian yang dikelola warga Malaysia di Chiang Mai. Setelah menelusuri jejak daring dan menemukan bahwa uang tersebut mengalir ke Taiwan, polisi meluncurkan pemeriksaan sebanyak tiga tahap tahun lalu dan menangkap 21 oknum, termasuk tersangka utama bermarga Luo. Investigasi mengungkapkan, sindikat menggunakan "VietPay" dan "ThaiQR" selaku sistem pembayaran pihak ketiga yang marak digunakan di Asia Tenggara untuk menghubungkan rekening nomine Tailan dan Vietnam, membantu situs perjudian luar negeri dalam mencuci uang senilai NT$18,2 miliar dan meraup keuntungan besar. Selain uang tunai NT$8,45 juta yang disita di lokasi, polisi juga menemukan mata uang kripto seperti Tether dan Bitcoin sebesar NT$30 juta. Kasus telah dialihkan ke kantor kejaksaan untuk diproses berdasarkan UU Pencegahan Penipuan dan Pencucian Uang.
