Polisi Kamboja bekuk 311 oknum penipuan, warga Taiwan 182, Vietnam 23
Dalam upaya memberantas penipuan lintas negara, polisi Kamboja baru-baru ini melakukan penggerebekan besar-besaran terhadap markas dan sindikat penipuan di berbagai wilayah. Di Phnom Penh, aparat berhasil membongkar sebuah pangkalan penipuan yang bersembunyi di dalam hotel dan menangkap 311 warga asing yang terlibat. Di antaranya, jumlah warga Taiwan mencapai 182 orang, melampaui separuh dari total tersangka. Anggota lainnya terdiri dari 72 warga Tiongkok dan 23 warga Vietnam.
Separuh dari 311 oknum penipu yang dibekuk polisi Kamboja adalah warga Taiwan
Tanggal 12, polisi bersenjata menggerebek sindikat penipuan telekomunikasi di sebuah hotel bintang lima di Phnom Penh dan menangkap 311 WNA. Separuh di antaranya adalah warga Taiwan, mencapai 182 orang, sisanya adalah 72 warga Tiongkok dan 23 warga Vietnam. Sindikat tersebut disinyalir menyamar sebagai pejabat Taiwan dalam jangka panjang untuk menipu warga Taiwan. Biro Investigasi Kriminal (CIB) sedang meluncurkan investigasi terhadap kasus ini.
==Chen Si-han // Kepala tim divisi internasional ke-2 CIB==
(Kami) masih butuh sedikit waktu untuk melakukan investigasi
Namun, jumlah oknum mungkin akan mengalami perubahan
Sindikat terlibat sejumlah modus penipuan, ekstradisi oknum Taiwan bermasalah
Polisi Kamboja menyita sejumlah stempel yang digunakan untuk memalsukan dokumen, ponsel dan laptop di sarang sindikat. Sindikat tersebut terlibat dalam berbagai modus penipuan, termasuk investasi dan mata uang kripto. Namun, berhubung Kamboja tidak mengakui Taiwan sebagai sebuah negara, pakar menilai, proses ekstradisi atau repatriasi oknum Taiwan mungkin akan menjadi masalah besar.
==Lin Shu-li // Wakil profesor Department of Criminal Justice, MCU==
Kamboja dan Tiongkok sama-sama menandatangani perjanjian
Seandainya Tiongkok meminta, mereka akan mengekstradisi terlebih dahulu
Para korban Tiongkok
Maka mereka (korban) harus bisa menyediakan bukti terkait
(Sebelumnya) ada negara yang terlampau condong ke arah Tiongkok
Sehingga mereka menyita paspor Taiwan R.O.C.
Setiap oknum dibuatkan paspor Tiongkok sementara
Maka oknum tersebut akan diekstradisi ke Tiongkok
Jaga citra negara, Kamboja sahkan UU anti-penipuan telekomunikasi perdananya
Guna menjaga nama baik negara, Kamboja mengesahkan UU anti-penipuan telekomunikasi perdananya tanggal 3 yang didukung dengan aksi pemberantasan massal oleh polisi setempat. Pakar menilai, upaya pemberantasan penipuan lintas negara di Taiwan dipersulit faktor politik, namun unit terkait dapat melakukan pencegahan dengan memblokir praktik penipuan di hulu dan memutus aliran uang di hilir.
