Harga minyak global melambung, CPC diprediksi tanggung biaya NT$9 miliar
Gagalnya negosiasi AS-Iran telah mengubah situasi di Timur Tengah, dan berdampak langsung pada sektor energi, harga barang serta pasokan medis di Taiwan. Perusahaan minyak nasional CPC diperkirakan akan menyerap kerugian sebesar NT$9 miliar setiap bulannya. Ke depan, kebijakan pembekuan kenaikan harga BBM mingguan akan terus ditinjau, mengingat fluktuasi harga minyak yang sangat tajam.
Trump ancam blokir Selat Hormuz, pasokan minyak dikhawatirkan terimbas
Negosiasi AS-Iran tidak mencapai kesepakatan. Presiden AS Donald Trump mengancam akan segera memblokir Selat Hormuz, melarang semua kapal memasuki wilayah tersebut. Akankah hal ini berdampak pada pasokan minyak Taiwan?
==Fang Jeng-zen // Manajer Umum Perusahaan CPC==
Pasokan minyak kapal tanker bulan April sudah dimuat ke kapal
Saat ini sedang berlayar melewati Selat Bab-el-Mandeb
(Kapal tanker pertama yang tiba di Taiwan) mungkin akan berlabuh pada awal Mei
Tiga kapal berikutnya terbagi menjadi satu kapal per bulan
Transportasi udara terimbas, maskapai Taiwan mulai lakukan penyesuaian jadwal
Seiring lonjakan harga minyak, maskapai penerbangan mulai mengumumkan reduksi jadwal penerbangan. Starlux Airlines menyesuaikan beberapa penerbangan pada rute ke Bangkok dan Kota Ho Chi Minh pada bulan Mei. Cathay Pacific membatalkan 2% penerbangan penumpangnya. EVA Air dan China Airlines akan meninjau permintaan pasar dan fluktuasi harga minyak untuk menyesuaikan jadwal penerbangan mereka.
Harga minyak global meroket, skala IHK tahunan Taiwan diprediksi meningkat 1,8%
Kementerian Perekonomian (MOEA) menyatakan, Perusahaan CPC diprediksi akan menyerap biaya kenaikan harga minyak global sebesar NT$9 miliar per bulan, sementara harga pasokan minyak dan produk turunannya juga meningkat. Ada legislator menyarankan agar pemerintah mengikuti metode Korea Selatan dengan memberikan subsidi bagi pihak yang terimbas sebesar NT$10.000 per orang. Ditjen Anggaran, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) menekankan, langkah pembekuan harga dan stabilisasi inflasi secara keseluruhan harus diimplementasikan terlebih dahulu. Bank Sentral memperkirakan, lonjakan harga minyak global akan mendorong pertumbuhan IHK tahunan Taiwan sebesar 0,17 poin persentase menjadi 1,8%. Namun, jika rata-rata harga minyak global tahun ini menembus US$100 per barel, skala IHK akan dinaikkan lagi secara bergulir.
