Burger McDonald’s diduga tercemar E. coli, 49 orang terinfeksi, 1 meninggal
Kontaminasi bakteri E. coli pada restoran McDonald’s di Amerika Serikat telah menginfeksi 49 orang dan menelan satu korban jiwa. Produk tercemar diduga adalah irisan bawang bombay atau daging cincang pada burger Quarter Pounder. McDonald’s Taiwan segera mengklarifikasi, sumber bahan baku yang digunakan di Taiwan berbeda dengan di Amerika Serikat, konsumen tidak perlu khawatir.
Keracunan makanan yang melibatkan restoran McDonald’s Amerika Serikat terus meluas. Sejak akhir September, sejumlah 49 kasus infeksi bakteri E. coli telah dilaporkan di 10 negara bagian di kawasan midwest, menyebabkan satu kematian dan satu anak menderita sindrom uremik hemolitik. Biangnya diduga adalah burger Quarter Pounder.
Diduga sebagai biang, McDonald’s henti jual Quarter Pounder di 10 negara bagian
Melalui pemeriksaan sampel, petugas kesehatan AS menemukan strain bakteri E. coli O157:H7, maka menduga adanya infeksi pada irisan bawang bombay atau daging sapi. Jenis E. coli ini dapat menyebabkan diare berdarah dan gagal ginjal pada kasus yang parah. Toko McDonald's tempat kasus ini dilaporkan untuk sementara waktu telah berhenti menjual burger tersebut dan berhenti menggunakan kedua bahan terkait.
