Banyak pohon tumbang pasca taifun, kaki bocah laki-laki digigit ular viper bambu
Seorang murid SD di Kaohsiung digigit oleh ular viper bambu di dekat sekolahnya belum lama lalu. Pakar menyampaikan, banyak pohon tumbang pasca taifun, yang berisiko meningkatkan kontak antara ular dan manusia. Warga disarankan memakai sarung tangan saat membersihkan lingkungan.
Kaohsiung catat 3 kasus gigitan ular berbisa, Biro Pertanian: Tidak naik signifikan
Jari kaki bocah laki-laki ini telah dibalut. Ia diduga digigit ular viper bambu saat membuang sampah tanggal 14 malam sehingga merasakan sakit yang luar biasa. Berhubung ular berbisa kerap muncul di sekitar sekolah yang hanya berjarak 150 meter dari rumah bocah tersebut, mereka menaburkan bubuk kapur di pekarangan sekolah. Pohon tumbang dan akar yang tersingkap pasca taifun mungkin telah meningkatkan frekuensi kontak antara ular dan manusia. Jumlah insiden gigitan ular berbisa di Kaohsiung pasca taifun mencapai tiga kasus, namun jumlah insiden yang dilaporkan oleh Biro Pertanian mencapai 182 kasus, tidak mengalami peningkatan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
