Wanita alami gejala neuritis optik seusai divaksin, akhirnya diberikan dana bantuan
Seorang wanita yang tinggal di Taichung, usai mendapatkan suntikan vaksin influenza dua tahun yang lalu, kini ditemukan memiliki gejala penglihatan kabur. Pasien didiagnosis menderita "neuritis optik", dan pihak MOHW memberikan santunan pengobatan sebesar NT$ 40.000.
Jalani pengobatan rutin, pasien neuritis optik akan sembuh secara bertahap
Satu suntikan dapat mencegah infeksi virus influenza. Namun, seorang wanita usia 30 tahun di Taichung mengalami gejala kejang di sisi kanan wajahnya dan penglihatan kabur setelah menerima vaksin influenza tahun 2021. Ia pergi ke dokter dan didiagnosis menderita "neuritis optik". Walau kedua gejala ini sulit dikaitkan satu sama lain, Tim Peninjau Bantuan Korban Vaksinasi (VICP) dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) tetap menganggukkan kepala dan menyetujui dana bantuan sebesar NT$ 40.000. (Pusat Pengendalian Penyakit) CDC menekankan, penglihatan sebagian besar pasien bergejala neuritis optik akan pulih secara bertahap setelah pengobatan dengan steroid sistemik. Oleh sebab itu, kelompok berisiko tinggi tetap didimbau menerima vaksinasi influenza sesegera mungkin.
