Kapal selam pertama yang dirancang oleh Taiwan dinamakan “Haikun”
Upacara peluncuran kapal selam perdana buatan Taiwan, bernama "Haikun", baru saja digelar kemarin di Kaohsiung, yang dipandu langsung oleh Presiden Tsai Ing-wen. Kapal selam "Haikun", akhirnya tersingkap untuk umum, namun untuk bagian yang bersifat rahasia, ditutup dengan bendera. Proses pembangunan kapal selam, mengikutsertakan ribuan personel, dan membutuhkan waktu selama 7 tahun.
Taiwan mencapai tonggak bersejarah dalam pembangunan kapal militer. Misteri prototipe kapal selam akhirnya tersingkap dan dipamerkan kepada publik. Presiden Tsai Ing-wen secara pribadi menamakannya "Haikun". Upacara penamaan dan peluncuran kapal selam yang dipandu oleh Presiden Tsai ini diadakan tanggal 28.
Bagian sensitif "Haikun" ditutup bendera, serah-terima dijadwalkan tahun depan
Pembangunan kapal selam Haikun dimulai tahun 2016 dan memakan waktu 7 tahun untuk perencanaan dan konstruksi. Tim perancang merilis foto selang waktu yang menunjukkan proses pemasangan kapal. Namun, instalasi di bagian dalam kapal dikaburkan karena bersifat sensitif dan rahasia.
==Tsai Ing-wen // Presiden Taiwan==
Di masa lalu, produksi kapal selam dalam negeri dianggap mustahil
Namun kini dirancang oleh warga Taiwan sendiri
Kapal selam yang dirancang berada persis di depan mata Anda
Kita telah berhasil
Haikun bertenaga diesel elektrik, menyelam hingga 350 m, dilengkapi 18 torpedo
Haikun merupakan kapal selam diesel elektrik yang mampu menyelam hingga kedalaman 350 meter, dilengkapi dengan 18 torpedo berat MK48 dan rudal anti kapal Harpoon, ke depannya dapat dikerahkan di perairan barat daya dan timur. Taiwan untuk melawan ancaman TPR Tiongkok.
Misi 2027: Taiwan miliki 4 kapal selam, Pakar: Ciptakan lapisan pertahanan
Dengan Haikun, ditambah dua kapal selam kelas Stegosaurus "Hailong" dan "Haihu" buatan Belanda, Taiwan memiliki total 3 kapal selam pada 2025, dan bertujuan untuk menambah kapal selam buatan sendiri pada 2027, sehingga mencapai 4 buah. Armada kapal selam Taiwan jelas tidak cukup bila dibandingkan dengan armada kapal selam Tiongkok yang diperkirakan berjumlah 71 buah, Jepang 23 buah, Korea Selatan 20 buah, Vietnam 6 buah dan Indonesia 4 buah. Pakar militer menilai, jika jumlah kapal selam terus ditingkatkan, hal ini akan meningkatkan daya lindung dan tempur Taiwan dan menciptakan lapisan pertahanan, sehingga mencegah pasukan TPR Tiongkok mendekati Taiwan.
