UU Pencegahan Pelecehan Seksual libatkan agama? MOHW: Isu sensitif
Yuan Legislatif sedang meninjau amandemen RUU Pencegahan Pelecehan Seksual. Ada sejumlah legislator menganjurkan untuk melibatkan agama dan kepercayaan dalam penambahan pelecehan seksual yang berkaitan dengan hubungan otoritas. Namun, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) berasumsi bahwa agama adalah isu sensitif yang sulit didefinisikan.
Pendeta divonis, merupakan kasus pertama pelecehan oleh otoritas agama
Gerakan MeToo di dalam negeri terus merebak. Seorang alumni NTU (National Taiwan University) sebelumnya mengungkapkan, ia dilecehkan secara seksual oleh seorang pendeta senior di persekutuan kampus selama 1,5 tahun. Pelaku divonis berdasarkan Hukum Pidana Pasal 228, merupakan vonis pengadilan pertama di Taiwan terkait pelecehan oleh otoritas agama. Kini Yuan Legislatif sedang meninjau amandemen RUU Pencegahan Pelecehan Seksual, yang telah memicu diskusi apakah agama atau kepercayaan perlu dilibatkan dalam aspek pelecehan seksual yang berkaitan dengan hubungan otoritas.
==Yu Yu-lan // Legislator Partai KMT==
Saya rasa apa yang harus dilakukan seharusnya dilakukan
Ada banyak penyamaran atas nama agama untuk mengincar korban
Tak peduli apakah mengincar harta
Atau menjarah kekudusan iman pemeluk agama tersebut
UU Pencegahan Pelecehan Seksual libatkan agama? MOHW: Isu sensitif
Sejumlah legislator mendukung keterlibatan aspek agama, namun Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) menyatakan, isu agama sangat sensitif dan mungkin sulit untuk mendefinisikannya secara jelas.
==Hsueh Jui-yuan // Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan==
Yang agak rumit terkait isu agama adalah cara mendefinisikannya
Agak bermasalah untuk ditangani
NATWA: Banyak kasus pelecehan seksual terkait agama, segera cegah celah
Aliansi Nasional Asosiasi Wanita Taiwan (NATWA) menyampaikan, sebagian korban pelecehan seksual enggan mencari bantuan hukum dan mencari dukungan agama saat jiwa mereka rentan. Namun, mereka memang menerima banyak kasus pelecehan seksual yang berkaitan dengan agama atau kepercayaan.
==Wu Tzu-ying // Sekjen Modern Women’s Foundation==
Upacara eksorsisme
Mungkin akan melibatkan kontak fisik
Untuk cara penanganannya
NATWA imbau libatkan agama atau kepercayaan dalam pelecehan seksual
NATWA menyerukan segera melibatkan aspek agama atau kepercayaan dalam pelecehan seksual yang berkaitan dengan hubungan otoritas. Jangan sampai timbul celah dalam upaya penanggulangan hanya karena sulit mendefinisikannya.
