Taipei terguncang gempa 918, bola damper gedung 101 bergetar
Ini yang terjadi saat gempa. Ada warga merekam bola peredam guncangan (damper) gedung 101 yang bergetar. Gempa 918 menyebabkan guncangan kentara di Taipei. Mantan kepala Biro Cuaca Pusat (CWB), Shin Tzay-chyn menilai, selain efek cekungan, ada satu fenomena unik lainnya di mana gelombang seismik Taitung akan masuk ke lempengan Laut Filipina yang relatif keras dan menuju ke utara hingga Taipei. Karena lempengan Laut Filipina relatif kuat, energi yang hilang akibat transmisi gelombang seismik kecil dan transmisinya lebih cepat, sehingga gempa di Taipei terasa kentara.
Profesor Departemen Ilmu Geologi, NTU // Xu Hao-de menjelaskan, “pembesaran efek cekungan
artinya adalah kita melempar sebuah batu ke dalam kolam tersebut, kemudian riak air akan timbul. Saat mencapai pinggir kolam, riak air akan bertolak balik kembali.”
Skala, frekuensi gempa 6,8 akan berkurang secara bertahap
Untungnya sesaat setelah gempa 918 di Taitung, CWB merilis statistik bahwa skala dan frekuensi gempa susuan selama dua hari ini akan berkurang. Diperkirakan urutan gempa ini akan segera berakhir secara bertahap.
Di masa seismik aktif, patahan lempengan kali gunung Taipei paling dicemaskan
Namun bila Taiwan memasuki periode seismik aktif, pakar geologi memperingatkan ada sebanyak 36 patahan lempengan yang telah diketahui di seluruh Taiwan, yang paling dicemaskan adalah patahan lempengan pada kaki gunung di Taipei. Bila muncul gempa di atas 6 SR, dampak terhadap wilayah padat penduduk akan sangat parah.
Profesor Ilmu Geologi, NTU // Chen Wen-shan menyampaikan, “karena di Taipei dan Kota New Taipei ⅓ populasi Taiwan tinggal di wilayah Taipei ini. Hal yang signifikan adalah di sampingnya ada sebuah patahan lempengan aktif.”
Perlu puluhan, ratusan tahun untuk picu gempa di patahan lempengan kaki gunung
Terkait hal ini, pusat prakiraan gempa menilai, diperlukan akumulasi puluhan bahkan ratusan tahun untuk menimbulkan gempa di zona patahan lempengan kaki gunung. Bila timbul gempa, wilayah Taipei berpotensi terbenam dan tergenang air laut. Namun saat ini tidak ada tanda-tandanya, berarti patahan lempengan kaki gunung telah beralih. Warga tidak perlu terlalu khawatir.
