24H直播

Indonesia terapkan larangan ekspor minyak kelapa sawit per 28 April

發布時間: 更新時間:

Sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia tanggal 22 mengumumkan secara tiba-tiba, larangan ekspor minyak kelapa sawit dan bahan baku lainnya per 28 April akibat krisis pasokan minyak pangan dan lonjakan harga. Kondisi berlaku hingga penyesuaian kestabilan masalah harga domestik dan pasokan teratasi.

Presiden Indonesia // Joko Widodo menyatakan, “saya akan terus mengawasi pemberlakuan kebijakan yang satu ini agar pasokan minyak pangan dalam negeri dan harganya rasional.”

Pasokan minyak sawit di negara importir alami krisis pada pertengahan Mei

Minyak sawit adalah minyak pangan terbesar yang diproduksi, dikonsumsi dan diperdagangkan di dunia, dengan pangsa 40% dari total nilai global. Minyak sawit dimanfaatkan secara besar-besaran, mencakup biskuit, kue tart, minyak goreng, mentega, deterjen, sabun cuci dan cokelat. Indonesia adalah produsen, eksportir dan konsumen minyak sawit terbesar, menyumbang sekitar 60% dari total pasokan. Pasar produk minyak memperkirakan minyak sawit akan menghadapi defisit pasokan pada akhir Mei. Seluruh harga minyak nabati saat itu akan melejit.

Larangan ekspor minyak sawit Indonesia memperburuk risiko kelaparan

Selama enam bulan terakhir, harga minyak nabati telah melambung 50%. Saat konsumen mengandalkan Indonesia, Indonesia malah mengumumkan larangan ekspor minyak sawit. Keputusan pemerintah Indonesia kali ini justru semakin memperparah kondisi akibat perang Ukraina. Proteksionisme tanaman pangan di seluruh dunia juga berpotensi memperburuk inflasi produk makanan global dan meningkatkan risiko kelaparan di seluruh penjuru dunia.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。