Pertama dalam sejarah perang, tembakkan Rudal Hipersonik Rusia
Kementerian Pertahanan Rusia pada 19 Maret memberitakan untuk pertama kalinya menembak rudal hipersonik sebuah alutsista terbaru ke gudang militer bawah tanah skala besar milik Ukraina. Dalam laporan intel negara 2018, Presiden Rusia Vladimir Putin mengagumi tujuh buah rudal yang mampu terbang melaju layaknya kecepatan suara, tidak perlu mengkhawatirkan sistem pertahanan udara dan termasuk sistem senjata terbaik yang ada. Pihak Amerika dan Ukraina telah mengkonfirmasikan kebenaran pemberitaan tersebut dan pertama kalinya dalam sejarah penggunaan sistem rudal terkait secara nyata oleh Rusia.
Perang selatan Ukraina parah, Mariupol upaya sekolah tidak dibom
Serangan militer Rusia ke ibukota Kyiv Ukraina alami penghentian, namun dilaporkan ada beberapa kota di wilayah selatan berada dalam kondisi sengit. Penyerbuan pelabuhan Mariupol tidak terelakkan, pasukan Rusia meningkatkan serangan. Salah satu sekolah seni sebagai lokasi pengungsian 400 an orang di dalamnya dihancurkan, hingga kini masih tidak dapat diketahui kondisi korban di dalamnya.
Volodymyr Zelenskyy sebut Rusia penjahat perang, Nazi di WWII
Hingga saat ini diperkirakan sebanyak 35.000 orang tewas, kota Mariupol yang dibom tentara Rusia 19 Maret memaksa ribuan penduduk setempat mengungsi masuk ke dalam wilayah negara Rusia. Kondisi pemaksaan itu bagaikan Nazisme saat perang dunia kedua. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengecam serangan penyerbuan terhadap Mariupol dan patut didakwa sebagai penjahat perang.
Perang pekan ke-4, kondisi darurat perang perpanjang 30 hari
Invasi Rusia ke Ukraina telah memasuki minggu ke empat, pasukan Rusia terus melakukan penyerbuan. Presiden Ukraina mengumumkan kondisi darurat perang diperpanjang 30 hari, sekaligus membatasi aksi kegiatan parpol yang pro kepada Rusia.
PBB: 3,3 juta pengungsi Ukraina, 2 juta mengembara dalam negara
Menurut data statistik dari PBB hingga 18 Maret invasi Rusia ke Ukraina telah menewaskan 847 penduduk sipil, 1.399 terluka. Lebih dari 3,3 juta pengungsi di sebelah barat Ukraina ke negara tetangga, dan 2 juta lainnya mengembara di dalam negara.
