Stabilkan harga, jelang Imlek pemerintah impor bawal putih
Sebulan lagi, Taiwan akan merayakan Tahun Baru Imlek. Harga ikan bawal putih yang sangat digemari saat pergantian tahun kerap melambung tinggi. Dewan Pertanian (COA) menyatakan bahwa telah meningkatkan impor bawal putih beku sebanyak 1.255 ton untuk menstabilkan harga.
Harga ikan bawal naik 20%, pasokan jamur shiitake cukup
Saat ini, harga ikan bawal putih jatuh pada sekitar NT$ 240 per kilogram. Harga diperkirakan akan naik di atas 20% seminggu sebelum Imlek. Ditjen Perikanan menyarankan ikan budidaya yang lebih murah sebagai alternatif seperti bawal emas, tilapia dan kerapu. Selain itu, produksi jamur shiitake kering yang banyak digunakan selama perayaan juga turun 20% pada tahun ini. Untungnya permintaan restoran juga berkurang sehingga pasokan jamur cukup. Harga grosir di area produksi berkisar pada NT$ 900-1.200 per kilogram.
Perbedaan suhu mengurangi produksi, harga telur ayam naik
Namun, harga telur ayam berada pada posisi tinggi. Berhubung perbedaan suhu siang dan malam pada musim dingin, produksi telur menurun dan harga grosir jatuh pada NT$ 44 per kati. Pengecer mengatakan jumlah telur ikut terdampak dan pembeli juga merasakan kenaikan harga.
COA: Stabilkan harga dengan perlindungan terhadap arus dingin
Dewan pertanian meminta peternak untuk melakukan perlindungan terhadap arus dingin, agar ayam betina dapat bertelur. Di sisi lain juga meminta pedagang untuk memperkuat manajemen distribusi. Saat ini, harga dan pasokan berbagai produk pertanian terus dipantau untuk menekan fluktuasi harga agar pembeli bisa mendapatkan komoditas dengan harga yang masuk akal.
