Hujan terdahsyat dalam sejarah, banjir Zhengzhou 25 orang tewas
Akibat curah hujan tertinggi dalam sejarah, Kota Zhengzhou di Henan, Tiongkok, dilanda bencana banjir serius. Jalur kereta bawah tanah tergenang air setinggi bahu, banyak penumpang terjebak di dalam gerbong. Data resmi menunjukkan 25 orang meninggal, tapi banyak netizen menyangsikan ketepatannya. Menurut pakar, hujan ekstrem ini berkaitan dengan taifun In-Fa.
Genangan air setinggi bahu membanjiri jalur kereta bawah tanah
Banjir menerjang Kota Zhengzhou, Provinsi Henan, Daratan Tiongkok akibat hujan paling dahsyat dalam sejarah. Genangan air dengan volume ekstrem setinggi bahu tanggal 20 membanjiri jalur kereta bawah tanah. Banyak penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan memecahkan kaca gerbong.
Banjir Zhengzhou merenggut sedikitnya 25 jiwa
Operasi kereta bawah tanah Zhengzhou pun dihentikan, sementara petugas pertolongan berusaha mengebor lubang di atap gerbong untuk menyelamatkan penumpang melalui terowongan. Data otoritas menunjukkan sedikitnya 25 orang meninggal, tapi melalui banyak video di lokasi yang ditemukan di medsos, netizen menyangsikan ketepatan angka tersebut.
Zhengzhou tergenang air, lalu lintas lumpuh, jalan utama putus
Seluruh Zhengzhou tergenang air, lalu lintas lumpuh, jalan utama putus. Banjir bahkan dilaporkan mengakibatkan terseretnya Kepala Pusat Meteorologi Kota Gongyi Zhao Jianbiao. Masih untung, ia sempat diselamatkan warga.
Pakar: Curah hujan ekstrem berkaitan dengan taifun In-Fa
Menurut Pusat Meteorologi Tiongkok, curah hujan dalam 72 jam terakhir yang tercatat di Zhengzhou mencapai 617,1 mm, sama dengan curah hujan kumulatif rata-rata untuk satu tahun. Pakar menganalisis, gejala ekstrem ini berkaitan dengan topografi lingkungan dan taifun In-Fa.
200 ribu warga diungsikan, 20 ribu polisi dan militer diturunkan
Sebanyak 200 ribu warga telah diungsikan, sementara 20 ribuan personel polisi dan militer telah diturunkan untuk menangani pertolongan darurat. Hujan lebat ini diperkirakan masih akan turun hingga tanggal 22.
