CECC: Beraktivitas di 8 kawasan harus mengenakan masker - 公視新聞網

CECC: Beraktivitas di 8 kawasan harus mengenakan masker

1596769563d.jpg
 
Belakangan ini di Taiwan dilaporkan adanya kasus positif COVID-19 tanpa tahu asal usulnya. Tanggal 8 Agustus CECC mengumumkan 8 kawasan wajib masker. Tanggal 6 Agustus Pemerintah Kota Taipei mengumumkan peraturan wajib masker jika keluar masuk rumah sakit, moda transportasi publik. Kereta MRT Taipei, LRT Danhai dan MRT Bandara juga mewajibkan pengenaan masker sepanjang perjalanan, bagi yang melanggar akan didenda maksimal NT$ 15.000.
 
Pemkot Taipei mulai mewajibkan pengenaan masker mulut
   Tanggal 5 Agustus, CECC mengumumkan jika warga yang hendak beraktivitas di instansi kesehatan, transportasi publik, pasar, rekreasi wisata, total 8 kawasan, diwajibkan mengenakan masker. Pemerintah kota Taipei mengumumkan per tanggal 6 Agustus pukul 5 pagi, akan mulai melaksanakan sistem pencegahan pandemi tahap satu, termasuk keluar masuk gedung pemerintah, rumah sakit, area publik dan transportasi umum, wajib mengenakan masker dan memberlakukan sistem pendataan nama asli.
 
Bagi pelanggar di sarana MRT didenda maksimal NT$ 15.000
   Pelonggaran tanpa masker dengan syarat dapat menjaga jarak sosial dalam MRT, kini telah dihentikan. Semua jalur kereta MRT Taipei, termasuk LRT Danhai, MRT Bandara, per 6 Agustus, semua penumpang wajib mengenakan masker sepanjang perjalanan. Bagi pelanggar, akan diberikan imbauan terlebih dahulu, jika tidak patuh maka akan didenda NT$ 3.000 hingga NT$ 15.000, dan dilarang naik kereta.
 
Kegiatan indoor 100 orang, outdoor 500 orang harus mohon izin
   Pemkot Taipei juga memberlakukan peraturan pendataan nama asli, jika peserta dalam ruangan lebih dari 100 orang dan luar ruangan lebih dari 500 orang, maka harus mengajukan perizinan terlebih dahulu, dan tidak boleh ada kegiatan makan minum atau menggelar kedai kuliner.
 
Aksi borong masker kembali terlihat di Taiwan
   Selain itu, dilaporkan adanya beberapa kasus tanpa diketahui asal-usulnya di Taiwan telah mencemaskan masyarakat, sehingga aksi borong masker kembali terlihat. Tidak sedikit warga yang tidak dapat membeli masker meskipun menggunakan sistem pendataan nama asli. Asosiasi Farmasi juga telah menerima keluhan dari beberapa apotek tentang kekurangan masker, dan mengharapkan realokasi masker dari pemerintah pusat.
 
Editor: Tony Thamsir
 

留言區