152 turis asal Vietnam kabur setibanya di Taiwan
發布時間:
更新時間:
152 turis asal Vietnam kabur setibanya di Taiwan
Lima rombongan travel skala besar dari Vietnam dengan jumlah total 153 turis, secara bertahap memasuki Taiwan dari Kaohsiung pada tanggal 21 dan 23 Desember. Namun didapati 152 turis menghilang, terdiri dari 50 perempuan dan 102 laki-laki. Para turis segera lenyap berikut dengan bagasi setibanya di hotel. Ada yang menumpang taxi, ada yang dijemput oleh mobil, dan sisa satu yakni sang pemandu wisata. Biro travel yang bertanggung jawab di Taiwan adalah ET Holiday.
Warga saksi mengatakan, "Aneh, mengapa empat bus wisata malah kosong. Semua diparkir di sini dan tidak ada satupun yang naik."
Wakil Kepala Administrasi NIA Selatan Liao Wei-yen mengatakan, "Pada intinya kita telah mendapatkan informasi tentang orang dan mobil yang dicurigai, di mana semua masih dalam tahap pencarian."

NIA dan Kepolisian bentuk tim satgas khusus
Jumlah kaburan kali ini sebanyak 152 orang, terbanyak dalam sejarah. NIA tidak meniadakan kemungkinan ada orang yang menampung, maka bekerja sama dengan Kepolisan membentuk tim satgas khusus penangkapan terhadap orang dan mobil yang dicurigai.
Wakil Kepala Administrasi NIA Selatan Liao Wei-yen mengatakan, "Ada sebagian yang belum masuk ke hotel telah dijemput. Total ada 4 rombongan yang masuk ke Kaoshiung. Satu rombongan untuk perjalanan 4 hari, kemudian 3 rombongan untuk perjalanan 5 hari."
NIA: Dicurigai ada perencanaan, jika tertangkap akan dideportasi
NIA menjelaskan bahwa para turis Vietnam yang datang ke Taiwan, sebelum berangkat telah membayar uang jaminan, menyerahkan data bersangkutan dan tidak memiliki catatan kriminal. Kasus kaburan skala besar ini disebutkan telah direncanakan sebelumnya, namun apakah digerakkan oleh sindikat, masih harus ditelusuri lebih lanjut. Jika tertangkap, akan segera dideportasi dan tidak diizinkan ke Taiwan untuk 3-5 tahun ke depan.
Editor: Tony Thamsir
