24H直播

Pekerja wanita Sri Lanka menerima suntikan cegah hamil

發布時間: 更新時間:
Pekerja wanita Sri Lanka menerima suntikan cegah hamil
 
     Sekitar 250 ribu buruh Sri Lanka bekerja sebagai pembersih atau pembantu dapur di negara-negara Teluk Persia seperti Arab Saudi, Kuwait dan Qatar setiap tahun. Sebelum berangkat, setiap pekerja wanita diminta perusahaan agen untuk menerima suntikan vaksin, tapi sebenarnya yang disuntik adalah DPMA, obat pencegahan kehamilan jangka panjang.
 
     DPMA biasanya berfungsi tiga bulan, tapi efeknya bahkan bisa lebih panjang lagi, juga bisa menimbulkan efek samping seperti pendarahan tak normal, osteoporosis dan meningkatkan kesempatan kanker payudara. Dua wanita Sri Lanka ini baru saja pulang dari Yordania dan Arah Saudi. Mereka tidak tahu telah menerima suntikan itu, dan sekarang efek sampingnya mulai muncul.
 
     Puluhan ribu buruh wanita Sri Lanka dikhawatirkan telah menerima suntikan anti kehamilan tersebut. Pakar mengemukakan, ini tidak hanya untuk mencegah kehamilan agar pekerjaan dua tahun bisa terjamin, juga suatu upaya menutupi kejahatan seks dari pihak majikan.
 
     Negara-negara di Teluk Persia berekonomi kuat, tapi hak wanita relatif rendah. Penganiyaan dan bahkan gangguan seksual terhadap pembantu rumah tangga asing bukanlah hal asing.
 
     Meski demikian, pekerja Asia Tenggara yang memilih bekerja di negara-negara Teluk Persia semakin banyak. Pasalnya, kehidupan keluarga membutuhkan gaji tinggi dari luar negeri ini.
 
 
Editor: Maidin Hindrawan
1529380486w.jpg
1529380486w.jpg
您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。