Didakwa karena dorong polisi, PMA kaburan di Changhua divonis tak bersalah
Seorang PMA kaburan di Kabupaten Changhua yang digiring ke kantor kepolisian, berupaya melarikan diri dengan mendorong petugas hingga menyebabkan luka di bagian mulut dan lutut korban. Alhasil, ia pun dituntut ke pengadilan. Namun hakim menyimpulkan bahwa pelaku tidak bersalah karena ia tidak melakukan tindakan agresif secara proaktif.
Ulah PMA yang dorong polisi tapi dinyatakan tak bersalah berpotensi ditiru orang
Setiba di kantor polisi, dua petugas menurunkan seorang PMA kaburan bermarga Duan dari kursi belakang, namun ia tiba-tiba mendorong petugas di sampingnya dengan kuat, hingga keduanya terempas jatuh. Ia langsung bangkit dan melarikan diri, namun berhasil ditangkap oleh petugas bantuan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku kemudian didakwa atas tuduhan menghalangi tugas kepolisian, namun malah divonis tak bersalah oleh hakim pengadilan tingkat pertama, membuat petugas yang didorong jatuh khawatir putusan tersebut akan mendorong PMA kaburan lainnya untuk meniru hal serupa.
==Petugas kepolisian yang terluka==
Kalau seperti ini, ke depannya mungkin akan memengaruhi
Cara berpikir para PMA kaburan
Dia akan berpikir, saya hanya mendorong saja
Berarti saya bisa melarikan diri
Dan tidak akan dipulangkan ke negara asal
Coba kabur dengan cara dorong polisi, PMA sebabkan lutut dan bibir polisi cedera
Polisi yang terluka mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi pada 25 April sore hari. Saat itu belum dipastikan Duan adalah PMA kaburan, kedua tangannya tidak diborgol. Akibat didorong hingga terjatuh, petugas mengalami cedera di bagian lutut dan bibir. Sementara itu, hakim pengadilan tingkat pertama menilai tindakan oknum merupakan upaya melepaskan diri, bukan serangan agresif terhadap petugas. Bukti terkait tidak cukup kuat untuk membuktikan dakwaan merintangi tugas polisi, maka sesuai dengan hukum ia dinyatakan tidak bersalah.
==Warga==
Ini merupakan hal yang sangat tidak adil
Terhadap petugas kepolisian kita
Polisi yang terluka tak ajukan banding, harap peradilan tak lemahkan moral aparat
Warga menilai putusan tersebut tidak adil bagi aparat kepolisian. Sementara itu, polisi yang terluka menyatakan menghormati hasil putusan dan tidak akan mengajukan banding, namun tetap berharap bahwa ke depannya, sistem peradilan dapat memberikan sanksi setimpal kepada tersangka dalam kasus serupa, agar tidak memupuskan semangat petugas di garis depan.
