Berkiprah 22 tahun, imigran baru Indonesia berhasil miliki lahan stroberi pribadi
Dewasa ini, ada banyak imigran baru yang turun tangan guna mengatasi krisis tenaga kerja pada sektor pertanian di Taiwan. Berikut adalah kisah seorang imigran baru asal Indonesia yang mengelola kebun stroberi di Desa Dahu, Miaoli selama 22 tahun. Ia hendak membuktikan bahwa setiap insan mampu menuai sukses di negeri orang, selama ia memiliki tekad kuat dan pantang menyerah.
Ambil alih tata kelola, imigran baru promosikan citra stroberi Desa Dahu
Wei Yi-lan dan suaminya menetap di Desa Dahu selama 22 tahun sambil mengelola perkebunan stroberi. Kini, stroberi putih di kebun mulai matang dan siap dipetik. Dari sosok buta aksara Mandarin saat menikah di Taiwan hingga menjadi pemilik dan pengelola beberapa lahan perkebunan dengan kapasitas 50.000 bibit stroberi, riwayat kehidupan Wei Yi-lan mencerminkan transformasi industri pertanian di Desa Dahu.
Ladang stroberinya sempat diterpa cuaca buruk, Wei Yi-lan masih trauma
Berhubung ijazah asing tidak diakui di Taiwan, banyak imigran baru di Desa Dahu tidak punya pilihan selain bekerja di ladang. Namun, dibanding siapa pun, mereka malah lebih ikhlas menjalani nasib dan memiliki tekad untuk berjuang. Berkiprah selama 22 tahun ini, hal yang paling membekas dalam benaknya bukanlah manisnya panen, melainkan momen yang dihabiskan untuk melawan cuaca buruk.
==Wei Yi-lan // Imigran baru asal Indonesia==
Demi mendapat uang, kami harus melihat cuaca
Saat itu tiba-tiba muncul angin kencang dan hujan deras
Dan membuat terpal kami
Dan penutup plastik koyak, rasanya ingin menangis
Karena semua kerja keras kami
Yang kami investasikan ke perkebunan ini
Modal, SDM semuanya sudah kami sodorkan ke dalam
Dalam sekejap lenyap begitu saja
==Wei Yi-lan // Imigran baru asal Indonesia==
Tak peduli apakah itu warga lokal atau imigran baru
Saya pikir seorang petani harus bekerja giat, tahan banting, ikhlas terima nasib
Butuh kerja keras untuk meraih sukses
Dan terus bekerja giat
Kerja keras imigran baru Indonesia di Desa Dahu membuahkan hasil cemerlang
Di Desa Dahu, ada semakin banyak imigran baru seperti Wei Yi-lan yang mengelola perkebunan stroberi dengan sukses. Mereka mengisi kesenjangan tenaga kerja pertanian di Taiwan dan menggunakan ketangguhan mereka guna memastikan kesinambungan industri stroberi setempat. Para wanita berstatus imigran baru ini kerja banting tulang untuk mendapatkan standar kehidupan yang lebih baik di lereng bukit Desa Dahu di Miaoli.
