Latihan militer Balikatan 2026 diikuti 7 negara, 17 negara hadir sebagai pengamat
Latihan militer "Balikatan 2026" antara Amerika-Filipina yang diluncurkan di Laut Tiongkok Selatan hari ini diikuti oleh tujuh negara pertisipan dan 17 negara pengamat. Jepang juga mengirim pasukan tempurnya. Namun, kapal perang Jepang "JS Ikazuchi" yang menuju lokasi latihan dengan melintasi Selat Taiwan pada Jumat lalu telah menuai kritik dari Tiongkok.
Latihan militer Balikatan 2026 antara Amerika Serikat dan Filipina dimulai tanggal 20 April hari ini di Laut Tiongkok Selatan dengan melibatkan 7 negara termasuk Australia, Kanada dan Prancis. Kehadiran 17 negara pengamat mencatat rekor tertinggi dalam sejarah. Sorotan utama tertuju pada Jepang yang pertama kali mengirim unit tempur, mencakup 1.400 personel, 3 kapal perang dan pasukan darat anti rudal dan kapal. Bahkan, kapal perusak Jepang JS Ikazuchi (DD-107) melewati Selat Taiwan pada tanggal 17 dalam perjalanan menuju lokasi latihan, sebuah langkah yang memicu ketegangan dengan Tiongkok.
Tiongkok protes kapal Jepang lewati Selat Taiwan, rekaman pemantauan dibeberkan
Tiongkok menyatakan ketidakpuasan yang kuat dengan merilis rekaman pemantauan kapal Jepang dan mengklaim tengah melakukan patroli kesiapan tempur gabungan di Laut Tiongkok Timur, yang meningkatkan ketegangan kawasan. Analis menilai latihan Balikatan kali ini secara terbuka menantang klaim kedaulatan Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan. Jepang yang sebelumnya berfokus pada misi bantuan kemanusiaan, kini ikut latihan serangan maritim, sejalan dengan seruan Presiden AS Donald Trump agar sekutu Amerika memperkuat pertahanan di kawasan Indo-Pasifik.
Tiongkok gunakan kapal kecil dalam latihan pendaratan di zona merah Taiwan
Sementara itu, lembaga Think Tank “Institute for the Study of War” (ISW) di Washington memperingatkan taktik baru tentaraTiongkok yang menggunakan kapal-kapal kecil untuk menghindari deteksi radar dan melakukan latihan pendaratan rahasia di berbagai titik pantai rawan yang ada di Taiwan.
==Su Tzu-yun // Direktur Institut Riset Strategi dan Pertahanan Nasional (INDSR)==
Tiongkok mungkin menggunakan kapal cepat
Untuk mengirim personel pasukan khusus atau agen intelijen
Guna menyusup ke Taiwan dan melakukan perusakan
Atau berbagai operasi khusus dalam perang psikologis
Laporan ISW: Pantai Bali dan Tamsui jadi titik rawan pendaratan tentara Tiongkok
Laporan menyebutkan Pantai Bali dan Tamsui di utara sebagai titik pendaratan yang paling rentan. Menanggapi ancaman tersebut, militer Taiwan telah memasang rantai penghalang dalam latihan Han Kuang serta melakukan simulasi peledakan tahun lalu guna menghalau serangan mendadak pasukan Tiongkok.
