Makan lumpia saat Chengbeng, 157 orang keracunan makanan di Kaohsiung
Kasus keracunan makanan massal setelah warga mengonsumsi lumpia terjadi di Kaohsiung saat libur Chengbeng. Total 157 orang menjalani perawatan medis, dengan 12 pasien dinyatakan positif bakteri Salmonella. Dokter mengingatkan, bakteri yang bersifat zoonosis ini dapat menular melalui makanan dan air yang terkontaminasi, terutama dari telur yang tidak dimasak matang.
Bakteri Salmonella menular dari hewan ke manusia, diduga akibat produk telur
Kejaksaan setempat menginspeksi gerai lumpia terkait kasus ini. Hingga pagi hari tanggal 7, tercatat 157 warga Kaohsiung berobat, dan 12 di antaranya positif bakteri Salmonella. Pelaku usaha dijatuhi denda NT$1,44 juta. Dokter menjelaskan, Salmonella dapat menular dari hewan ke manusia, dengan sumber utama diduga telur yang setengah matang, serta daging dan produk susu yang terkontaminasi. Gejala umum meliputi mual dan diare, dan bila disertai demam tinggi, masyarakat diminta segera berobat. Pencegahan dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tangan, serta memisahkan makanan mentah dan matang.
