Israel lanjutkan serangan terhadap Iran dan Lebanon, 3 tentara Indonesia meninggal
Presiden AS Donald Trump mengklaim akan mengintensifkan serangan selama dua hingga tiga minggu mendatang untuk mengakhiri aksi militer terhadap Iran, namun Israel menolak memberikan jadwal gencatan senjata, dan terus melanjutkan serangan terhadap Iran dan Lebanon. Dilaporkan bahwa pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan telah diserang, mengakibatkan tiga tentara Indonesia meninggal.
Konflik Israel-Lebanon kembali memanas, Israel lancarkan invasi darat
Sebuah benteng Hizbullah di selatan Beirut dibom pada hari Selasa, seluruh bangunan hancur hingga menjadi puing-puing. Israel melanjutkan serangannya terhadap Iran dan Lebanon, melancarkan lebih dari 230 serangan udara di seluruh Iran dalam 24 jam terakhir. Dalam sebulan terakhir, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 1.200 orang di Lebanon dan menyebabkan jutaan orang mengungsi.
Tentaranya meninggal, Indonesia desak investigasi Dewan Keamanan PBB
Bahkan pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditempatkan di Lebanon selatan pun tidak aman dan mengalami serangan, mengakibatkan meninggalnya tiga tentara Indonesia. Pihak Indonesia segera meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk keras serangan tersebut. Namun, Israel mengklaim bahwa yang melakukan pengeboman yang menewaskan para penjaga perdamaian PBB adalah pihak Hizbullah.
