Paus pembunuh kerdil terdampar di pelabuhan Desa Checheng, 4 ekor telah mati
Kawanan paus pembunuh kerdil terdampar di Pantai Haikou, Desa Checheng, Pingtung kemarin pagi. Setelah menerima laporan, tim penyelamat mengerahkan 60 petugas ke lokasi. Dari 11 ekor paus, empat telah mati, tujuh diselamatkan. Setelah kondisinya dinilai stabil, mereka dilepaskan kembali ke laut.
11 paus pembunuh kerdil terdampar di pantai, nelayan setempat segera lapor
Beberapa paus pembunuh kerdil (pgymy killer whale) terdampar di pantai. Tanggal 24 pagi, nelayan menemukan sejumlah paus pembunuh kerdil terdampar di luar Pelabuhan Haikou di Desa Checheng, Pingtung dan melaporkannya. Usai menerima laporan, petugas patroli pantai diutus ke lokasi untuk menangani penyelamatan.
==Pan Fang-quan // Anggota Dewan Kabupaten Pingtung dari Partai DPP==
Nelayan setempat menemukan kawanan paus di atas laut
Yang terdampar ke arah pantai, ia langsung melaporkannya
Kawanan paus pembunuh kerdil ditemukan terdampar di pantai, 60 staf dikerahkan
11 paus pembunuh kerdil terdampar di Pantai Haikou tanpa alasan jelas. Setidaknya 60 personel dari Administrasi Patroli Pantai, Administrasi Konservasi Kelautan, Universitas Nasional Cheng Kung dan Museum Biologi Kelautan dan Akuarium Nasional telah dikerahkan dan berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan mereka.
Staf percikkan air+selimuti paus dengan handuk basah, 7 diselamatkan, 4 mati
Tujuh ekor paus berhasil diselamatkan. Petugas dan relawan terus memercikkan air, menutupi paus dengan handuk agar tetap lembap dan membantu meluruskan tubuh paus guna mencegah cedera lebih lanjut akibat terhimpit. Sayangnya, empat ekor paus sudah tewas.
==Wang Hao-wen // Kepala Pusat Biologi Kelautan dan Penelitian Paus, NCKU==
Kami akan mencoba menganganinya dengan cara melepaskan mereka ke laut
Kalau (lukanya) agak serius
Kami akan membawa mereka kembali ke lokasi penyelamatan
Untuk menjalani perawatan lebih lanjut
Kondisi 7 paus yang selamat stabil, diangkut dengan kapal untuk dilepas ke laut
Setelah upaya penyelamatan sepanjang pagi, kondisi paus yang selamat dinilai stabil. Guna menghindari bahaya selama pengangkutan, paus tersebut diangkut dengan perahu nelayan ke laut lepas dan dilepaskan tanggal 24 sore.
