Antisipasi demo, kendaraan militer RRT berkumpul di Shenzhen
發布時間:
更新時間:

Demo anti RUU ekstradisi Hong Kong terus memanas. Selama tiga hari berikut mulai tanggal 16 ada demo besar. Kepolisian Hong Kong terus bersiaga. Sebuah foto latihan militer tentara RRT di gedung olahraga Shenzhen beredar tanggal 15 malam. Karena jarak antara Shenzhen dan Hong Kong hanya dihubungkan oleh sebuah jembatan, hal ini menimbulkan kepanikan. Angkatan Darat Zona Timur RRT bahkan merilis artikel yang menyatakan bahwa jarak antara Shenzhen dan Hong Kong dapat ditempuh dalam 10 menit, hal ini sempat menimbulkan kepanikan. Namun artikel tersebut telah dihapus.
Beijing berwenang mengumumkan kondisi darurat Hong Kong
Terkait berkumpulnya tentara di Shenzhen, pihak luar khawatir RRT akan mengumumkan Hong Kong dalam kondisi darurat. Dalam jumpa pers Dewan RRT tanggal 15, dijelaskan oleh anggota Kongres, ini adalah otoritas antara Konstitusi RRT dan hukum dasar Hong Kong, Beijing berwenang untuk menilai, memutuskan dan mengumumkan.
Hong Kong gelar sejumlah demo akbar selama 3 hari ke depan
Selama tiga hari mendatang mulai tanggal 16, sejumlah demo akbar akan digelar di Hong Kong. Demo yang diprakarsai oleh perguruan tinggi Hong Kong di Distrik Sentral untuk menggalang dukungan dari pihak luar telah disetujui oleh pihak kepolisian. Selain itu juga ada gerakan protes finansial yang digalang oleh netizen Hong Kong yang menyerukan warga untuk menarik dolar Hong Kong untuk melumpuhkan aktivitas finansial Hong Kong.
Amerika, Jepang, Vietnam keluarkan peringatan level 1
Situasi panik di Hong Kong semakin meningkat. Kementerian Luar Negeri Jepang mengeluarkan peringatan perjalanan level pertama ke Hong Kong kemarin dengan imbauan waspada keselamatan. Ini adalah peringatan pertama kalinya sejak penyerahan kedaulatan Hong Kong kepada RRT. Dalam peryataannya di Twitter, Presiden Trump mengajukan pertemuan dengan Presiden Xi Jin-ping untuk membahas isu Hong Kong. Disebutkan bahwa RRT harus memperlakukan Hong Kong secara berperikemanusiaan untuk dapat menyelesaikan sengketa dagang dengan Amerika, seolah-olah menyiratkan bahwa Amerika menganggap gerakan demokratis Hong Kong sebagai salah satu isu utama dalam negosiasi perdagangan Amerika - RRT.
Editor: Jonathan
