Radang otak merebak di India Timur 93 anak meninggal
發布時間:
更新時間:
Radang otak merebak di India Timur 93 anak meninggal
Musim panas adalah musim perkembangbiakan nyamuk. Terhitung hingga tanggal 16, epidemi radang otak atau ensefalitis menyebar di Bihar, India timur telah menyebabkan 93 kematian pada anak-anak. Dua pertiga anak terdeteksi toksin leci pada tes urin. 20 dari 250 anak-anak berusia di bawah 10 tahun yang dirawat di dua rumah sakit daerah Muzaffarpur dinyatakan meninggal. Penyakit mereka disebabkan oleh gigitan nyamuk atau memakan buah leci yang belum matang dengan gejala seperti demam, mual dan sakit kepala.
Buruknya sanitasi makanan, air dan serangga sumber Ensefalitis
Epidemi virus ensefalitis pada umumnya terjadi di daerah miskin setelah serangan badai. Genangan air menjadi tempat berkembang biak nyamuk yang menginfeksi warga. Secara umum, penularan penyakit sering terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman terkontaminasi, gigitan nyamuk atau melalui udara yang dikeluarkan oleh penderita.
Pasien menderita hipoglikemia 2/3 terdeteksi toksin leci
Menurut otoritas kesehatan setempat, kadar gula darah pasien sangat rendah, dua per tiga dari tes urin anak-anak juga terdapat racun leci. Laporan ilmiah menunjukkan, anak-anak hipoglikemia yang kekurangan gizi akan terserang ensefalitis setelah mengkonsumsi buah leci dalam jumlah yang banyak.
Larang konsumsi leci mentah untuk atasi epidemi
Pihak otoritas menyerukan untuk tidak memberikan leci yang belum matang kepada anak-anak karena kandungan racun leci mentah lebih tinggi.

Editor: Shantina
