Imigran baru di Huwei membungkus bakcang jelang pehcun
發布時間:
更新時間:
Imigran baru di Huwei membungkus bakcang jelang pehcun
Balai Desa Huwei di Yunlin menggelar acara membungkus bakcang bagi warga imigran baru untuk sama-sama merayakan festival perahu naga (pehcun) di ambang pintu. Ruan Qiu-yue dari Vietnam yang menikah ke Yunlin lebih dari 10 tahun lalu mengenang bahwa bakcang dibungkus di Vietnam pada masa hari raya untuk dijadikan kurban persembahyangan leluhur.
Imigran baru dari Vietnam // Ruan Qiu-yue:Beras ketan yang bundar,Kacang hijau dimasak matang sebelum ditaruh ke dalam,Dulu kami memang sering makan bakcang,Setiap keluarga harus memiliki bakcang,Siap dijadikan kurban persembahyangan
Interaksi budaya melalui pertukaran tradisi bakcang
Zhong Qi-ni dari Thailand, sementara itu, mengatakan bahwa bakcang adalah makanan umum di daerah terpencil karena mudah dipreservasi dan bahan untuk membuatnya mudah diperoleh, tapi bakcang di Thailand biasanya berbentuk panjang.
Imigran baru dari Thailand // Zhong Qi-ni:Yang dipakai adalah daun pisang,Daun pisang dipakai untuk membungkus bakcang,Ada juga pohon kelapa yang ditanam sendiri,Juga bisa dipakai untuk ini
Imigran baru diundang saling berbagi bakcang
Selain dari Vietnam dan Thailand, juga ada bakcang Kamboja yang bentuknya segitiga panjang. Menggunakan masa-masa menjelang festival pehcun, Balai Desa Huwei di Yunlin mengundang warga imigran baru untuk saling berbagi bakcang khas kampung halaman masing-masing di Taman Dalunjiao, 1 Juni.

Membungkus bakcang dan berbagi budaya kuliner
Menurut Balai Desa, Huwei adalah desa dengan populasi tertinggi kedua di Yunlin, dan banyak warganya adalah imigran baru. Menjelang festival pehcun, para imigran baru dari manca negara diundang untuk membungkus bakcang dan saling berbagi budaya kuliner bakcang berlainan.
Editor: Maidin Hindrawan
