Trump: Mulai 2028, obat generik yang masuk AS dikenai tarif 100%
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan, pemerintah AS akan mengenakan tarif impor 100% terhadap obat generik mulai 2028, yang akan dinaikkan lagi menjadi 200% pada 2029, bertujuan mendorong perusahaan farmasi untuk memindahkan kembali fasilitas produksinya ke AS. Hal ini segera memicu kekhawatiran bahwa biaya produksi obat akan meningkat. Pemerintah pun didesak mempercepat program "obat negara diproduksi di dalam negeri."
Penerapan program obat diproduksi dalam negeri guna perkuat durabilitas pasokan
Menurut pengumuman Trump, obat generik impor akan tetap bebas tarif selama dua tahun sebelum tarif impor 100% diberlakukan mulai Agustus 2028 dan dinaikkan lagi menjadi 200% pada 2029. Tujuannya adalah mendorong perusahaan farmasi untuk kembali ke AS dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan luar negeri. Asosiasi Farmasi Generik Taiwan (TGPA) khawatir bahwa kebijakan tersebut akan meningkatkan biaya produksi obat dan risiko kekurangan pasokan obat di Taiwan.
Usai buka pabrik di AS, perusahaan farmasi mungkin menarik diri dari pasar Taiwan
Berdasarkan statistik Administrasi Pengawas Obat dan Makanan (FDA), nilai ekspor obat generik dan bahan baku farmasi Taiwan ke AS pada tahun 2024 mencapai sekitar NT$8,472 miliar, atau setara dengan 86,5% dari total nilai ekspor produk farmasi Taiwan ke AS. TGPA menunjukkan, jika perusahaan farmasi mendirikan pabrik di AS, kenaikan biaya dapat memaksa mereka untuk menarik diri dari pasar obat dengan harga rendah seperti Taiwan. TGPA mendesak pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pasokan obat domestik, mengevaluasi cadangan strategis, dan menyesuaikan sistem penetapan harga obat Asuransi Kesehatan Nasional.
