Mayoritas korban cedera insiden yang melibatkan bus merupakan kaum manula
Lindungi penumpang lansia, otoritas lakukan peragaan keselamatan lalu lintas
Penumpang terjepit pintu dan nyaris terluka saat hendak turun bus. Insiden penumpang yang jatuh atau terjepit pintu bus kerap timbul dalam beberapa tahun terakhir. Mayoritas di antara mereka adalah kaum lansia.
==Ibu Li // Penumpang bus==
Di Taipei, (bus mungkin akan mengerem mendadak) karena macet
Kadang-kadang, kendaraan di bagian depan mungkin tak sempat menginjak rem
Mayoritas korban cedera insiden yang melibatkan bus merupakan kaum manula
Guna menjamin keselamatan penumpang, tanggal 21, Komite Manajemen Operasional Bus Gabungan Kota Taipei menggelar acara sosialisasi untuk menginformasikan pedoman keselamatan penggunaan sarana transportasi umum kepada kaum lansia.
==Sopir bus==
Zona biru merupakan
Perbedaan radius roda bagian dalam pada bus berukuran besar
Rasio penumpang lansia tinggi, pemkot rancang protokol pencegahan insiden
Otoritas menggunakan bus sungguhan untuk menunjukkan titik buta di atas jalan dari perspektif sopir dan memperagakan lokasi yang aman untuk berdiri saat menunggu bus. Statistik Dinas Transportasi Umum Kota Taipei tahun 2025 menunjukkan, skala penggunaan "Kartu Transportasi Lansia dan Penyandang Disabilitas" telah mencapai 23%, yang berarti satu dari setiap empat penumpang bus adalah warga lansia. Pemkot mendorong lansia untuk mengurangi aktivitas mengemudi dan menggunakan sarana transportasi umum. Namun, pemerintah juga tengah merancang mekanisme lebih lanjut untuk mengurangi insiden yang dipicu oleh aksi-aksi yang mencakup rem mendadak dan tancap gas.
==Hsieh Ming-hong // Komisaris Departemen Transportasi Kota Taipei==
Belakangan ini, kami juga berupaya
Memperpanjang garis merah di halte bus
Agar sopir bus dapat masuk ke area halte dengan lancar
Perusahaan bus tingkatkan pelatihan sopir guna lindungi keselamatan penumpang
Bus berukuran besar yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bertahap digantikan oleh varian bertenaga listrik. Perusahaan bus menyatakan akan terus memperkuat program pelatihan. Sopir yang mendapat keluhan dari penumpang atau melanggar aturan lalu lintas akan dipanggil untuk menjalani pelatihan ulang. Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan sejumlah langkah, mencakup memasang lantai antiselip dan meningkatkan imbauan pada penumpang agar bergerak perlahan saat naik dan turun bus.
