Hujan lebat sore hari berpotensi terjadi di wilayah tengah hingga utara Taiwan
Air di bagian hilir Sungai Wanli, Hualien berubah menjadi keruh pagi ini, menimbulkan kekhawatiran terkait potensi luapan air. Sementara itu, wilayah sentral, utara, Yilan, Hualien dan area pegunungan berpeluang diguyur hujan lebat yang disertai petir pada sore ini.
Cuaca utara Taiwan pagi ini masih panas menyengat, mencapai suhu 32 hingga 35 derajat Celcius. Lembah Hualien dan Taitung, bahkan menembus 36 derajat Celcius. Meski begitu, potensi hujan petir singkat diperkirakan akan turun hingga besok sebelum uap air berkurang.
==Yeh Chih-chun// Pewarta Cuaca CWA==
Di wilayah tengah ke selatan dan di luar Pulau Taiwan
Seperti Penghu, sepanjang hari masih akan terjadi
Hujan singkat atau hujan petir yang turun sewaktu-waktu
Sementara di wilayah lain, cuaca masih didominasi
Hujan petir yang terjadi pada sore hingga malam hari
Air hilir Sungai Wanli keruh, warga khawatir danau penghalang mulai meluap
Sementara itu, air Sungai Wanli di Hualien yang semula jernih berubah keruh pada pagi hari. Administrasi Konservasi Kehutanan (FNCA) menjelaskan bahwa kondisi tersebut kemungkinan berkaitan dengan hujan lebat di pegunungan semalam. Namun, warga yang tinggal di hilir sungai mempertanyakan mengapa danau penghalang belum meluap, padahal tinggi air sudah melampaui perkiraan awal petugas.
==Ibu Wu // Warga Desa Rongxiang==
Seharusnya (pemerintah) membarikan kepastian waktu luapan terjadi
Karena kami sudah menunggu terlalu lama, lebih dari sepuluh hari
Lereng sekitar bendungan alami longsor, resapan air menunda timbulnya luapan
Otoritas terkait menyatakan bahwa saat ini ketinggian air danau penghalang Sungai Wanli telah mencapai 1.088 meter. Luapan air tertunda akibat longsor susulan di sekitar lereng, ditambah curah hujan yang rendah di pegunungan, serta meningkatnya resapan air.
Status siaga merah dicabut, warga di hilir danau bendungan diizinkan pulang
Pusat Tanggap Bencana mencabut status siaga merah, karena diperkirakan waktu luapan danau bendungan masih akan tertunda. Dengan dicabutnya status tersebut, warga yang sebelumnya dievakuasi diizinkan kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, pemerintah mengimbau jika siaga merah kembali diberlakukan, warga wajib mengevakuasi diri ke pusat penampungan dalam waktu paling lama dua setengah jam.
